Banjarnegara (Humas) – Lima anggota Majelis Taklim (MT) Bengkel Hati mengikuti Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara di Aula Sasana Bakti Praja Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara, Rabu (16/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, Imam Khambali hadir bersama tim Bengkel Hati untuk mendampingi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Kelima anggota MT Bengkel Hati yang mengikuti pelatihan tersebut yakni Retno Puji Lestari, Sri Maya, Angga Putra Wibowo, Muhammad Ainul Karim, dan Turiyah. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian ekonomi melalui pelatihan usaha yang diberikan.
Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif menjadi salah satu ruang pembelajaran bagi peserta untuk mengenal berbagai keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif. Berdasarkan materi kegiatan, peserta mendapatkan pilihan pelatihan pada sejumlah bidang usaha, antara lain pembuatan Dawet Ayu, fried chicken, roti, ternak kambing, serta bentuk usaha produktif lainnya.
Bagi anggota MT Bengkel Hati, kesempatan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus memberikan pengalaman praktis yang dapat diterapkan setelah pelatihan. Keterampilan yang diperoleh dapat disesuaikan dengan potensi, minat, dan kondisi masing-masing peserta.
Imam Khambali menyampaikan bahwa keikutsertaan lima anggota MT Bengkel Hati dalam pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam pengembangan keterampilan ekonomi produktif.
“Pelatihan ini menjadi kesempatan bagi anggota Bengkel Hati untuk mendapatkan keterampilan baru. Kami berharap kelima peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, kemudian menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga dapat berkembang menjadi kegiatan usaha yang memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar Imam Khambali.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan perlu terus dikembangkan agar tidak berhenti sebagai pengetahuan. Peserta diharapkan dapat mempraktikkan ilmu yang diperoleh dan mengembangkannya sesuai kemampuan masing-masing.
Salah satu peserta, Retno Puji Lestari, yang dalam kegiatan tersebut didampingi Watini, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti pelatihan. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mengembangkan keterampilan baru.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini. Kami ingin memanfaatkan kesempatan untuk belajar dan mendapatkan keterampilan baru. Semoga setelah pelatihan kami dapat mempraktikkannya dan mengembangkan usaha yang bermanfaat untuk keluarga,” ungkap Watini.
Pelatihan tersebut juga memberikan nilai edukatif berupa pembelajaran mengenai kemandirian, kreativitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga didorong untuk melihat potensi di sekitar sebagai peluang yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif.
Sinergi antara MT Bengkel Hati dan Baznas Kabupaten Banjarnegara dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pemberdayaan bagi anggota binaan. Pengembangan keterampilan menjadi salah satu langkah untuk mendorong peserta agar memiliki kemampuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan mengikuti pelatihan secara aktif, kelima peserta diharapkan mampu membawa pulang pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk dikembangkan sesuai potensi masing-masing. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong anggota MT Bengkel Hati agar semakin terampil, produktif, dan mandiri secara ekonomi.
(m/azd)







