Madtsansa Raih Prestasi Membanggakan di Ajang Semarak HUT ke-60 MAN 2 Banjarnegara

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui partisipasinya dalam ajang lomba-lomba Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 MAN 2 Banjarnegara. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (30/9) tersebut diikuti oleh sejumlah sekolah dan madrasah dari berbagai jenjang di Kabupaten Banjarnegara, termasuk Madtsansa sebutan akrab MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Dalam kesempatan itu, Madtsansa berhasil membawa pulang beberapa gelar juara dari berbagai cabang lomba. Dinar Agil Muhammad sukses meraih Juara 2 Lomba MTQ Putra, sementara Faqih Haidar Abyan Musyafa mengharumkan nama madrasah dengan Juara 3 Lomba Literasi Matematika. Tak ketinggalan, dua siswi Madtsansa juga turut mengukir prestasi dalam cabang literasi sains. Tsaumi Hana Shabriya meraih Juara Harapan 1 Literasi Sains, disusul oleh Tirta Arum Adiningtyas yang berhasil mendapatkan Juara Harapan 3 Literasi Sains.

Sementara itu, pada cabang lomba solo song, meskipun belum berhasil membawa pulang kejuaraan, para peserta dari Madtsansa tetap menunjukkan penampilan terbaik mereka dan mendapat apresiasi dari para pembimbing.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian anak didiknya dalam ajang tersebut.

“Kami patut bersyukur karena anak-anak Madtsansa selalu menunjukkan semangat berkompetisi yang tinggi. Prestasi yang diraih dalam ajang Semarak HUT ke-60 MAN 2 Banjarnegara ini adalah bukti nyata bahwa mereka tidak hanya berprestasi di dalam madrasah, tetapi juga mampu bersaing dengan sekolah dan madrasah lain di tingkat kabupaten,” ungkapnya.

H. Yatiman juga menegaskan bahwa setiap lomba yang diikuti bukan hanya sekadar mengejar juara, tetapi menjadi wadah pembelajaran untuk melatih mental, keberanian, serta kemampuan beradaptasi dalam situasi kompetitif.

Keberhasilan yang diraih tak lepas dari peran serta para pembimbing yang mendampingi dengan penuh dedikasi. Hj. Umi Mahmudah, pembimbing MTQ Madtsansa, merasa sangat terharu dengan capaian Dinar Agil.

“Alhamdulillah, Dinar berhasil meraih Juara 2. Ini adalah hasil dari kerja kerasnya dalam menghafal, melatih suara, dan memperdalam tajwid. Saya berharap prestasi ini menjadi awal untuk jenjang yang lebih tinggi, bahkan sampai tingkat provinsi,” ucapnya.

Sementara itu, Arif Widayanto selaku pembimbing literasi matematika mengaku bangga dengan capaian siswanya.

“Faqih Haidar menunjukkan bahwa literasi matematika tidak sekadar tentang menghitung, tetapi juga memahami konteks dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Semoga kesuksesan ini akan terus berlanjut di lomba OMI bidang sains mendatang,” ungkapnya.

Di bidang literasi sains, Dewi Fairuz Zulaikha yang mendampingi Tsaumi dan Tirta merasa puas dengan usaha keras keduanya.

“Meski hanya mendapatkan juara harapan, saya sangat bangga. Persaingan di lomba literasi sains ini cukup ketat, tetapi mereka mampu tampil percaya diri. Saya yakin pengalaman ini akan menjadi modal berharga untuk ke depan,” katanya.

Adapun pembimbing solo song, Hj. Amri Inayati, tetap memberikan apresiasi meskipun cabang lomba tersebut belum berhasil menyumbang kejuaraan.

“Kekalahan bukan berarti kegagalan. Anak-anak sudah tampil dengan maksimal, hanya saja rezeki belum berpihak. Yang penting mereka belajar bagaimana tampil percaya diri di depan audiens,” ujarnya.

Para siswa yang berhasil meraih juara juga menyampaikan rasa syukur mereka. Dinar Agil, peraih Juara 2 MTQ putra, mengaku bahagia atas pencapaian tersebut.

“Saya tidak menyangka bisa meraih juara. Saya berterima kasih kepada ibu pembimbing yang selalu mendampingi, dan kepada orang tua yang terus mendoakan. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” tutur Dinar.

Hal senada disampaikan Faqih Haidar, peraih Juara 3 Literasi Matematika.

“Saya senang sekali. Lomba ini membuat saya semakin termotivasi untuk terus belajar. Terima kasih kepada bapak pembimbing yang selalu sabar mengarahkan,” katanya.

Sementara itu, Tsaumi Hana Shabriya merasa bersyukur meski hanya meraih juara harapan.

“Saya tetap bangga, karena sudah bisa membawa nama Madtsansa. Ini pengalaman yang sangat berharga tentunya,” ungkap Tsaumi.

Tirta Arum Adiningtyas, peraih Juara Harapan 3 literasi sains, juga mengaku mendapat banyak pengalaman berharga.

“Walau belum juara utama, saya tetap senang. Yang penting saya sudah berusaha sebaik mungkin,” ujarnya.

Dengan capaian ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali meneguhkan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi dalam kegiatan ekstrakurikuler serta lomba-lomba di luar madrasah.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk seluruh siswa agar semakin giat belajar, berlatih, dan berani mencoba tantangan baru. Karena setiap pengalaman adalah guru yang berharga,” pungkas H. Yatiman menutup keterangannya. (Fy/La)

Skip to content