Banjarnegara (Humas) – MTs Andalusia Banjarnegara mencatat prestasi membanggakan dengan memborong piala dalam rangkaian lomba memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banjarnegara. (30/9)
Acara peringatan yang digelar meriah tersebut diikuti oleh berbagai sekolah dan madrasah di Banjarnegara, dengan beragam cabang lomba yang sudah dilaksanakan seperti Mata Pelajaran, Lomba MTQ, dan Lomba Vokal. MTs Andalusia Banjarnegara tampil sebagai salah satu peserta paling menonjol dengan mendominasi podium juara.
Dalam ajang tersebut, sejumlah siswa MTs Andalusia Banjarnegara yang berhasil meraih juara diantaranya adalah Arutala Dzikri Harmoni siswa Kelas 7A meraih Juara 1 Lomba MTQ Cabang Tilawah, Itsna Shulkha Aziza siswa Kelas 9C meraih Juara 1 Lomba Mata Pelajaran Mapel IPA, dan Almira Zulfa Herlina siswa Kelas 9C Juara 2 Lomba Mata Pelajaran Mapel Matematika.
Kepala MTs Andalusia Banjarnegara Bapak Anton Zaeni Noor, M.Si. menyampaikan rasa bangga atas pencapaian siswa-siswinya. “Alhamdulillah, kerja keras para peserta dan pembimbing membuahkan hasil yang luar biasa. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi penyemangat bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berkompetisi dengan sportif, dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.
Salah satu guru pembimbing juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kedisiplinan latihan dan semangat juang siswa.
Para siswa MTs Andalusia Banjarnegara pun mengaku bangga dapat mempersembahkan kemenangan ini. Selain sebagai ajang unjuk kemampuan, lomba ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi antar-madrasah di Banjarnegara.
Perayaan HUT ke-60 MAN 2 Banjarnegara sendiri berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, mulai dari pentas seni, lomba-lomba antar pelajar, hingga acara puncak tasyakuran. Dengan usia yang sudah mencapai enam dekade, MAN 2 Banjarnegara terus berkomitmen menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi berkualitas.
Keberhasilan MTs Andalusia Banjarnegara memborong piala di ajang ini semakin menegaskan posisinya sebagai madrasah berprestasi dan berdaya saing tinggi. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi tradisi positif bagi siswa-siswi berikutnya untuk terus mengukir nama baik madrasah di tingkat daerah maupun nasional. (h/em)







