Banjarnegara (Humas) – Majelis Taklim (MT) Bengkel Hati Mandiraja di bawah binaan Ustadz Imam Khambali, peraih PAI Award Nasional, akan turut berpartisipasi dalam Festival Majelis Taklim Jawa Tengah 2025. Dalam ajang tersebut, MT Bengkel Hati akan menampilkan sebuah video profil yang mengangkat kisah transformasi spiritual para jamaahnya.
Video ini tidak sekedar menjadi dokumentasi kegiatan majelis, tetapi juga menggambarkan proses perubahan hidup dari para anggota yang sebagian besar berasal dari komunitas marjinal, termasuk mantan anak punk dan kelompok rentan sosial. Mereka kini aktif dalam kegiatan keagamaan dan menjadi bagian dari gerakan dakwah yang inspiratif di Masjid At-Taqwa Mandiraja.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kasih sayang Allah tidak terbatas. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat pemulihan jiwa. Di sini, tato dan tindikan tidak menghalangi seseorang untuk berwudhu dan kembali kepada Allah,” ujar Ustadz Imam Khambali.

Video profil yang saat ini sedang dalam tahap produksi tersebut menampilkan berbagai sisi kehidupan jamaah MT Bengkel Hati, mulai dari masa lalu yang penuh tantangan hingga proses pendampingan spiritual yang mereka jalani bersama. Dikisahkan pula bagaimana pendekatan dakwah Ustadz Imam Khambali yang humanis, komunikatif, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh generasi muda.
Selain itu, video ini juga menampilkan testimoni dari para jamaah yang merasakan perubahan nyata dalam hidup mereka setelah bergabung dengan majelis. Pendekatan non-konvensional yang dilakukan dalam pembinaan—menggabungkan pengajaran fiqih, tauhid, serta pembinaan karakter—membuat majelis ini menjadi ruang aman bagi siapa pun yang ingin belajar agama tanpa rasa takut dihakimi.
Keikutsertaan MT Bengkel Hati dalam Festival Majelis Taklim Jawa Tengah 2025 diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk melihat majelis taklim sebagai wadah pembinaan umat yang inklusif dan relevan dengan tantangan zaman.
“Kami berharap karya ini dapat membuka mata masyarakat bahwa dakwah bisa dilakukan dengan kasih sayang dan empati. Semua orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berubah,” tambah Ustadz Imam Khambali.
Video profil ini rencananya akan dirilis bersamaan dengan kegiatan Festival Majelis Taklim Jawa Tengah 2025. Melalui karya tersebut, MT Bengkel Hati ingin menyampaikan pesan bahwa majelis taklim adalah tempat bertumbuh, merangkul, dan memperbaiki diri.







