Banjarnegara — Mandabara menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 pada Kamis (23/7) pukul 07.00 WIB di indoor MAN 2 Banjarnegara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, murid, dan pegawai tata usaha sebagai bentuk komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Pelaksanaan upacara mengacu pada pedoman Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kementerian Agama.
Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, bertindak sebagai pembina upacara dengan membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak anak, memberikan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, serta membangun masa depan Indonesia melalui generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Usai upacara, Prihantoro menyampaikan bahwa nilai-nilai Hari Anak Nasional harus menjadi budaya di lingkungan madrasah.
“Mandabara berkomitmen menjadi madrasah yang ramah anak. Kami ingin setiap murid merasa aman, dihargai, dan memperoleh kesempatan berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Dengan lingkungan yang nyaman, proses belajar akan berlangsung lebih optimal,” ujar Prihantoro.
Salah seorang murid Mandabara, Dafiya Anum Cahyani, mengaku senang dapat mengikuti peringatan Hari Anak Nasional bersama seluruh warga madrasah.
“Saya senang mengikuti upacara Hari Anak Nasional karena mengingatkan kami bahwa setiap anak berhak mendapatkan perlindungan dan kesempatan untuk berkembang. Semoga Mandabara selalu menjadi madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh murid,” ungkap Dafiya.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Mandabara berharap seluruh warga madrasah semakin peduli terhadap pemenuhan hak anak serta bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan, kekerasan, dan diskriminasi. Semangat tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (ta)







