Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) menggelar kegiatan sosialisasi tentang pentingnya makan sehat dan gizi seimbang. Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas 2 Banjarnegara dan diikuti seluruh murid MIMAU, pada Selasa (21/7/2026) di Aula dan Mushola.
Sosialisasi ini bertujuan untuk wujudkan murid sehat dengan makan makanan yang sehat serta gizi yang seimbang. Sosialisasi ini menghadirkan 2 perwakilan dari Puskesmas 2 Banjarnegara sebagai narasumber. Untuk ruangan terbagi 2 yaitu Mushola untuk kelas 1-3 dan Aula untuk kelas 4-6.
Dalam sambutannya di Aula, Kepala Madrasah,Wahyul Khomisah menyampaikan bahwa kegiatan ini bentuk kepedulian madrasah terhadap kesehatan murid.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas tetapi juga sehat jasmani. Dengan gizi seimbang, murid akan fokus belajar dan berprestasi, tidak jajan sembarangan dan menerapkan hidup sehat, kami juga ucapkan terimakasih kepada Puskesmas 2 Banjarnegara yang membersamai berbagi ilmu di MI kami,” sambutnya.
Lanjut, petugas Puskesmas 2 Banjarnegara, Tari memaparkan video bahaya makanan yang mengandung gula berlebih, jajanan pedas, makanan banyak mengandung pewarna dan pengawet. Paparan ini bertujuan agar murid MIMAU menjauhi makanan atau jajan yang sering dikonsumsi sehari-hari. Tari juga menjelaskan materi utamanya meliputi jenis jajan berbahaya, akibat konsumsi jajan berbahaya, dan cara memilih bekal yang sehat di sekolah.
Kegiatan berlangsung interaktif, murid diajak menebak, dan menonton video makanan sehat dan gizi yang seimbang.
Dalam penyampaiannya, Tari menjelaskan jenis makanan berbahaya dikonsumsi dan cara memilih makanan sehat dan gizi seimbang.
“Makanan atau jajan berbahaya seperti gula berlebihan, pedas, dan pengawet harus dihindari karena berbahaya untuk tubuh, lalu anak-anak cara memilih makanan sehat dan bergizi seimbang harus ada nasi, lauk yang sehat, sayuran, buah, roti juga bisa yang penting makanannya punya serta gizi jadi sehat untuk tubuh,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, narasumber memberikan arahan untuk seluruh murid cuci tangan pakai sabun di air mengalir untuk mencegah kuman. Sosialisasi ini diharapkan mampu mewujudkan murid MIMAU yang sehat dengan menghasilkan murid yang berprestasi. (RF).







