Manfaatkan Program BKBA Sebaik Mungkin, Pesan Ahmad Faridi Saat Penutupan Bimtek BKBA

Banjarnegara – Kegiatan bimtek program Bantuan Kinerja dan Bantuan Firmasi (BKBA) angkatan 2 rombel 1 resmi ditutup oleh H. Ahmad Faridi, S. HI, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah di Quest Hotel Semarang, Selasa (26/7).

Program yang dijalankan oleh Kementerian Agama RI dengan Bank Dunia ini dinilai memberi manfaat yang sangat besar dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Ahmad Faridi sangat mengapresiasi program madrasah reform ini. Saya yakin dengan adanya program ini, manfaatnya akan terasa untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di madrasah, khususnya madrasah swasta di lingkungan Provinsi Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan pada saat penutupan kegiatan Bimtek.

Menurut beliau, BKBA salah satu upaya Kemenag RI untuk melakukan reformasi terhadap pendidikan di madrasah. ”Tentunya kami masih mendorong bagaimana terus melakukan upaya-upaya bisa bekerjasama, bukan hanya dengan World Bank tapi juga dengan negara-negara lain, ungkapnya..

Harapannya, program ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh madrasah yang memperoleh manfaat sehingga dapat meningkatkan kualitas dan profesionalitas madrasah agar melahirkan siswa-siswa generasi bangsa yang produktif. Karena dengan bantuan ini bagaimana mereka bisa memanfaatkan semaksimal mungkin sesuai dengan kebutuhan masing-masing madrasah itu agar bisa menjadi madrasah yang lebih profesional yang bisa melahirkan siswa-siswa yang produktif, aktif dan bisa menjadi masa depan dari pada bangsa dan negara.

Bantuan Kinerja Bantuan Afirmasi (BKBA) merupakan bagian dari program Madrasah Reform yang dikelola Ditjen Pendidikan Islam Kemenag. Program yang merupakan hasil kerja sama dengan Bank Dunia (World Bank) ini juga dikenal dengan Realizing Education’s Promise- Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR). (ast)

Skip to content