Matangkan Program Kelas Unggulan Seni dan Sastra Madtsansa, Pengelola Adakan Rapat Koordinasi

Banjarnegara — Kamis (31/7/2025), MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar rapat koordinasi pengelola kelas unggulan seni dan sastra di Rumah Makan Mbok Yem. Rapat ini digelar dalam rangka memantapkan arah dan program kerja kelas unggulan untuk tahun ajaran 2025/2026, khususnya dalam penguatan karya literasi siswa.

Rapat dihadiri oleh tim pengelola kelas unggulan seni dan sastra yang terdiri dari koordinator program dan guru pembimbing. Agenda utama rapat adalah perumusan target publikasi karya siswa, penjadwalan kegiatan, serta pembagian peran guru pembimbing untuk setiap tingkat kelas.

Koordinator kelas unggulan seni dan sastra, Sarno, menyampaikan bahwa tahun ini MTs Negeri 1 Banjarnegara akan kembali menekankan program literasi terbitan sebagai bagian dari ciri khas kelas unggulan. Ia menekankan pentingnya konsistensi serta kualitas dalam proses pendampingan karya siswa.

“Target semester ini sangat jelas: kelas 7 menerbitkan buku antologi puisi, kelas 8 buku antologi fabel, dan kelas 9 buku antologi cerpen. Ini bukan hanya soal produk akhir, tetapi juga proses pembelajaran menulis yang kreatif, kolaboratif, dan bermakna bagi siswa,” ujar Sarno dalam pemaparannya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program serupa di tahun-tahun sebelumnya telah membuktikan bahwa siswa mampu menghasilkan karya-karya literasi yang layak dibukukan, bahkan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Kami ingin terus membangun budaya menulis yang kuat sejak dini. Selain membentuk karakter literat, program ini juga membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis dan ekspresi artistik yang penting dalam kehidupan mereka nanti,” lanjut Sarno.

Sementara itu, guru pembimbing utama untuk kelas 9, Rizki Arbangi Nopi, menekankan pentingnya pembinaan yang terstruktur dan berbasis genre dalam kelas cerpen. Ia menjelaskan bahwa tantangan utama adalah menjaga motivasi siswa agar tetap konsisten menulis hingga tahap revisi dan penyusunan buku.

“Khusus kelas 9, kami akan fokus pada penguatan teknik penokohan, alur, dan konflik dalam cerpen. Kami juga akan mengadakan sesi bedah karya secara rutin agar siswa bisa mendapatkan umpan balik yang membangun,” jelas Rizki.

Rizki juga menyampaikan rencananya untuk melibatkan penulis tamu dalam beberapa sesi kelas, guna memberikan inspirasi dan membuka wawasan siswa tentang dunia kepenulisan yang lebih luas.

Pada kesempatan yang sama, guru pembimbing baru yang akan mendampingi kelas 7 Linara, menyatakan kesiapannya untuk membawa semangat baru dalam proses pembelajaran menulis. Linara yang memang aktif di komunitas literasi online menyambut baik tantangan ini.

“Siswa kelas 7 kan masih baru banget di Madtsansa. Mereka masih butuh dorongan dan motivasi agar memahami iklim di kelas unggulan seni dan sastra ini. Saya ingin mendorong siswa untuk menulis karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan yang kuat tentang kehidupan,” kata Linara.

Linara juga mengusulkan agar proses kreatif penulisan karya nantinya dapat dikolaborasikan dengan seni visual, seperti menggambar karakter hewan atau membuat storyboard, untuk memancing imajinasi siswa.

Rapat juga membahas strategi penerbitan karya siswa secara kolektif. Tim pengelola sepakat akan tetap bekerja sama dengan penerbit lokal yang sudah berpengalaman dalam menerbitkan buku.

Dengan koordinasi yang matang dan semangat kolaboratif yang tinggi, kelas unggulan seni dan sastra MTs Negeri 1 Banjarnegara menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem literasi yang hidup dan berkelanjutan di lingkungan madrasah. Tahun ajaran 2025/2026 pun diharapkan menjadi momen lahirnya karya-karya baru dari para penulis muda berbakat Banjarnegara. (Lin)

Skip to content