Media Pesawat Soal : Solusi Pembelajaran Ajar Tabarukan Yang Menyenangkan dan Berkesan

Banjarnegara – Mempelajari ajaran tabarukan pada mata pelajaran Ke-NU-an, siswa kelas 6B MIMAU gunakan pesawat soal sebagai media pembelajarannya. Penggunaan pesawat soal sebagai media pembelajaran ini dimaksudkan agar siswa lebih memahami ajaran tabarukan serta membuat proses belajar menjadi menyenangkan dan berkesan. Mengingat jika pembelajaran yang hanya dilakukan dengan metode ceramah, siswa akan cepat bosan dan kurang bersemangat (29/10).

Pengampu mata pelajaran Ke-NU-an, Reza Nur Fadila, mengatakan bahwa soal – soal yang terdapat pada pesawat soal dibuat sendiri oleh siswa. Setiap siswa akan menuliskan dua soal yang ditulis di selembar kertas. Soal – soal yang dibuat siswa ialah soal yang menyangkut tentang materi pelajaran, yaitu ajaran tabarukan. Selesai membuat soal, siswa akan lanjut melipat kertas hingga membentuk pesawat terbang yang biasa dimainkan saat istirahat. Jika sudah terbentuk, pesawat soal kemudian diterbangkan, kemudian setiap siswa harus mengambil satu pesawat soal yang telah dibuat oleh temannya.

“Di pesawat soal ini, soal – soal yang terdapat pada pesawat soal dibuat sendiri oleh siswa. Soal ditulis di selembar kertas, selanjutnya jika soal sudah selesai dibuat, siswa lanjut membuat pesawat dari kertas tersebut. Diterbangkan kemudian setiap siswa harus mengambil satu pesawat yang diterbangkan oleh temannya”, ujarnya.

Pembuatan soal yang dilakukan sendiri oleh siswa bukan dilakukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar selain mendengarkan materi yang dijelaskan oleh guru, siswa juga dapat membaca kembali materi yang telah disampaikan dengan harapan agar pelajaran yang telah diajarkan tidak mudah untuk dilupakan. Serta diharapkan siswa mampu untuk lebih memahami mengenai ajaran tabarukan.

“Saya menggunakan media pesawat kertas ini supaya siswa bisa membaca kembali materi yang telah disampaikan sebelumnya. Dengan harapan saya agar siswa tidak mudah lupa dengan materi yang telah diajarkan. Selain itu juga supaya siswa lebih memahami ajaran tabarukan pada pelajaran Ke-NU-an”, ujar Reza. (RN)

Skip to content