Menggapai Keberkahan di Tengah Ramadan: Alfiana Nurhidayah Bekali KPM Desa Aribaya dengan Amalan Utama

Banjarnegara (Humas) – Memasuki hari-hari penuh rahmat di bulan suci Ramadan 1447 H, suasana religius kian kental terasa di Desa Aribaya. Pada Jumat (6/3/2026), puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) berkumpul dalam agenda pertemuan rutin yang kali ini difokuskan pada penguatan spiritualitas di tengah menjalankan ibadah puasa.

Hadir sebagai narasumber utama, Alfiana Nurhidayah, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan. Didampingi oleh Pendamping PKH Desa Aribaya, Noviatun Salamah, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga konsistensi dan semangat warga dalam menuntaskan rangkaian ibadah di bulan yang mulia ini.

Dalam tausiyahnya, Alfiana Nurhidayah menekankan bahwa setelah beberapa hari menjalani puasa, tantangan sesungguhnya adalah menjaga kualitas ibadah agar tidak sekadar menjadi rutinitas fisik. Ia menguraikan pentingnya mengiringi puasa dengan amalan-amalan batiniah dan sosial yang dapat menghapus dosa-dosa masa lalu.

“Saat ini kita sudah berada di dalam madrasah Ramadan. Jangan biarkan hari-hari yang kita lalui berlalu begitu saja tanpa bekas. Puasa yang berkualitas adalah puasa yang mampu mengerem lisan dari ghibah dan menjaga hati dari penyakit dengki. Inilah saatnya kita membuktikan kesabaran kita yang sesungguhnya,” tegas Alfiana Nurhidayah di hadapan para peserta.

Beliau juga mengingatkan bahwa setiap detik di bulan Ramadan memiliki nilai yang tak terhingga, sehingga sangat disayangkan jika waktu luang hanya dihabiskan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Noviatun Salamah, selaku Pendamping PKH yang mendampingi jalannya acara, menyatakan bahwa pertemuan kelompok di bulan Ramadan memiliki urgensi tersendiri. Selain membahas mengenai komitmen bantuan sosial, pemberian asupan rohani dianggap sangat krusial untuk membangun ketahanan mental keluarga.

“Melalui materi yang disampaikan Ibu Alfiana, kami berharap para Ibu KPM di Desa Aribaya semakin kuat dalam menjalankan puasa meski sambil bekerja atau mengurus rumah tangga. Keseimbangan antara ikhtiar ekonomi dan sandaran spiritual adalah kunci kebahagiaan keluarga,” ungkap Noviatun Salamah.

Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi interaktif. Alfiana memberikan tips praktis mengenai manajemen waktu untuk tadarus Al-Qur’an dan pentingnya menjaga kesehatan agar tetap bugar menjalankan shalat Tarawih hingga akhir bulan nanti. Beliau juga mendorong warga untuk mulai mempersiapkan zakat fitrah lebih awal sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai fadhilah atau keutamaan sedekah di bulan puasa bagi mereka yang berpenghasilan terbatas. Pertemuan ditutup dengan penuh khidmat melalui doa bersama, memohon agar seluruh warga Desa Aribaya diberikan keistiqomahan hingga hari kemenangan tiba.

(an/azd)

Skip to content