Menguatkan Iman, Menyentuh Hati: Bimbingan Rohani Islam KUA Purwanegara Hadir di Puskesmas

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kantor Urusan Agama Kecamatan Purwanegara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan bimbingan spiritual kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan Bimbingan Rohani Islam (BIMROHIS) dilaksanakan secara langsung kepada pasien muslim rawat inap di Puskesmas Purwanegara 1, sebagai bagian dari kerja sama resmi melalui nota kesepahaman (MoU) antara KUA dan Puskesmas setempat.

BIMROHIS yang dilaksanakan pada hari Jumat (25/7), menyasar empat pasien rawat inap dengan berbagai latar belakang penyakit. Kehadiran penyuluh agama di tengah-tengah pasien tidak hanya membawa semangat, tetapi juga ketenangan batin dan dorongan spiritual yang sangat dibutuhkan dalam proses penyembuhan.

Tujuan utama pelaksanaan BIMROHIS ini adalah untuk menenangkan jiwa pasien, memberikan motivasi dan dorongan spiritual agar tetap bersabar, bertawakal, dan optimis dalam menghadapi ujian sakit. Selain itu, penyuluh juga mendampingi pelaksanaan ibadah, seperti tayamum, shalat, serta dzikir yang disesuaikan dengan kondisi fisik pasien.

Melalui pendekatan yang lembut dan penuh empati, Penyuluh Agama Islam mengajak pasien untuk tidak meninggalkan shalat lima waktu meski dalam kondisi sakit. Pasien juga diajak berdzikir dan berdoa, mengingat Allah sebagai bentuk penguatan iman di tengah ujian yang dihadapi.

Kegiatan BIMROHIS ini menjadi salah satu sarana dakwah dan edukasi agama yang menyentuh langsung kepada masyarakat, khususnya pasien dan keluarga mereka. Penyuluh tidak hanya memberikan nasihat keagamaan, tetapi juga menghadirkan doa-doa penyembuhan bersama, yang menguatkan secara psikologis dan spiritual.

Tidak jarang, dalam kegiatan tersebut, para pasien dan keluarga tampak meneteskan air mata haru saat penyuluh membacakan doa dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruang rawat inap saat para pasien dibimbing untuk tetap ikhlas dan berserah diri kepada Allah SWT.

Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Purwanegara menyampaikan bahwa BIMROHIS merupakan bagian dari tugas pelayanan umat yang harus dijalankan dengan sepenuh hati.

Ia menambahkan bahwa pasien yang sakit tetap memiliki kewajiban beribadah.

“Meskipun sakit, solat jangan ditinggalkan karena itu adalah kewajiban seorang muslim. Tidak bisa dengan berdiri, bisa dengan duduk, tidak bisa dengan duduk bisa dengan tiduran. Dan apabila sulit untuk berwudu boleh dengan bertayamum.” Ujar salah satu penyuluh.

Dalam kegiatan BIMROHIS tersebut, para penyuluh juga mengajak pasien dan keluarga untuk melakukan doa bersama. Doa menjadi sarana penyambung harapan dan membangun keyakinan bahwa kesembuhan datang dari Allah SWT. (rp/azd)

Skip to content