Meriahkan Hut Ri 78, Guru Mimau Ikuti Lomba Karaoke Tembang Kenangan

Banjarnegara – Kemeriahan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-78 identik banyak diisi dengan lomba-lomba yang menarik. Dalam mengisi kegiatan HUT RI, beragam lomba akan banyak diadakan di instansi, di kelurahan, maupun perusahaan atau di lembaga lainnya. Kegiatan tersebut nampaknya telah menjadi tradisi yang digelar pada setiap tahunnya untuk menyambut peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia. Salah satunya kegiatan perlombaan yang diadakan oleh pemerintah kecamatan Banjarnegara dalam peringatan HUT RI pada tahun 2023 ini.

Bermacam lomba yang diadakan pemerintah kecamatan Banjarnegara untuk memeriahkan HUT RI kali ini. Beberapa lomba ada yang untuk kalangan mulai anak-anak hingga dewasa juga untuk kalangan instansi dan masyarakat umum. Tak jarang yang akan ikut serta dalam perlombaan yang diselenggarakan. Salah satunya yaitu lomba karaoke lagu kenangan (lagu pop lama/dangdut klasik). Diikuti 47 peserta yang terdiri dari 2 kategori yaitu kategori Instansi (25 peserta) dan Umum (22 peserta). Adalah Nuri guru kelas IIIB dari MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) salah satu peserta yang mewakili Instansi pendais kecamatan Banjarnegara.

Lomba karaoke lagu kenangan tersebut dilaksanakan di pendopo kantor kecamatan Banjarnegara pada senin lalu (14/8). Acara tersebut dimulai pukul 08.00 wib hingga 16.00 wib dengan dibuka oleh Camat Banjarnegara. Dalam pembukaan acara disampaikan oleh Camat Banjarnegara kepada peserta, salah satu tujuan dari lomba karaoke lagu kenangan.

“Lomba karaoke ini tujuannya untuk memeriahkan HUT RI ke 78, jadi kalah menang jangan dijadikan masalah, yang menang Alhamdulillah yang kalah jangan kecewa, yang penting ikut meramaikan dan menyukseskan acara agar berjalan lancar” ucap camat Banjarnegara.

Dari 25 peserta kategori Instansi, Nuri mendapatkan nomor undi 5. Dengan membawakan lagu Iming-iming yang dipopulerkan oleh Rita Sugiato pada era 90-an. Dipandu oleh Master of Ceremony (MC) acara tersebut satu persatu selesai dengan lancar. Dan Nuri pun dapat menampilkan yang terbaik di hadapan para juri dan peserta lainnya.

Sebelum mengumumkan kejuaraan lomba, ketiga dewan juri menyampaikan kepada penonton dan juga peserta lomba tentang beberapa kriteria penilaian yang telah dilakukan.

“Sebelum pengumuman kejuaraan, akan kami sampaikan kriteria penilaian lomba diantaranya Pemilihan lagu, Penguasaan lagu/lirik, performance, ketepatan nada, kemampuan olah vocal, penampilan, ketepatan waktu dan improvisasi,” jelas Ani yang merupakan salah satu dewan juri lomba karaoke tersebut.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Nuri belum masuk mendapatkan juara. Nuri pun sudah merasa ada kekurangan ketika membawakan performancenya di hadapan dewan juri. Namun, meskipun begitu semangat tak boleh padam. Begitu yang disampaikan Wahyul Khomisah selaku kepala madrasah Mimau.

“Tetap semangat, sudah berusaha maksimal, ikut memeriahkan dan menyukseskan acara juga sudah menampilkan yang terbaik,” tegas Wahyul kepada Nuri.(nf)