Banjarnegara (Humas) – Upaya penguatan keluarga terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pandanarum pada Kamis (11/12) yaitu Yulis memberikan pembinaan keagamaan kepada para wali murid PAUD Mentari Beji Wetan melalui materi bertajuk “Langkah Menjadikan Rumah Menjadi Surga”. Kegiatan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas spiritual dan ketahanan keluarga di tingkat akar rumput.
Penyuluhan yang dihadiri oleh para wali murid berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan antusias. Sejak awal, Yulis menegaskan bahwa rumah tangga merupakan pusat pendidikan pertama bagi anak. Maka, membangun suasana rumah yang nyaman, damai, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Dalam penyampaian materinya, Yulis memaparkan sejumlah langkah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
- Menghidupkan komunikasi positif dalam keluarga, seperti membiasakan saling menyapa, memberikan pelukan, mendengar keluhan anak, dan menghindari kata-kata kasar.
- Menanamkan kebiasaan ibadah sejak dini, mulai dari shalat berjamaah, membiasakan anak berdoa, hingga mengenalkan kisah-kisah teladan.
- Menjaga kebersihan dan kerapian rumah, karena rumah yang bersih menciptakan suasana nyaman sekaligus menjadi terapi psikologis bagi anggota keluarga.
- Mengelola emosi dengan bijak, terutama bagi orang tua, agar rumah tidak menjadi sumber stres, tetapi menjadi tempat kembali yang penuh ketentraman.
- Meluangkan waktu berkualitas bersama anak, seperti makan bersama, membaca buku, atau bermain permainan edukatif untuk memperkuat bonding.
- Mengurangi ketergantungan anak pada gawai, serta membangun kontrol yang sehat terhadap penggunaan teknologi.
Pada sesi tanya jawab, para wali murid aktif mengungkapkan tantangan yang mereka hadapi dalam mendidik anak di era serbadigital. Yulis memberikan sejumlah solusi praktis, seperti membuat jadwal penggunaan gawai, menghadirkan aktivitas pengganti yang lebih bermanfaat, dan meningkatkan keteladanan orang tua sebagai figur utama bagi anak.
Pihak PAUD Mentari Beji Wetan mengapresiasi kehadiran Yulis dan menilai materi tersebut sangat relevan dan membantu wali murid menghadapi persoalan pengasuhan anak masa kini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas pembinaan keluarga.
Melalui kegiatan penyuluhan seperti ini, KUA dan Penyuluh Agama Islam di Pandanarum terus berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis, religius, dan penuh keberkahan, sebuah langkah nyata untuk menjadikan rumah sebagai surga bagi seluruh penghuninya.
(ev, azd)







