Banjarnegara (Humas) – Komunitas KURMA PAIMAN (Komunitas untuk Rukyah Penyuluh Agama Islam Mandiraja) kembali melaksanakan kegiatan layanan rukyah syar’iyyah pada Kamis (11/12/25) dengan melakukan kunjungan langsung ke salah satu pasien di Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian penyuluh agama dalam memberikan pendampingan spiritual kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua tim KURMA PAIMAN menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk:
1. Memberikan layanan rukyah syar’iyyah sesuai tuntunan syariat sebagai ikhtiar penyembuhan non-medis.
2. Memberikan pendampingan doa dan penguatan spiritual kepada masyarakat yang sedang menghadapi gangguan psikis maupun kelelahan batin.
3. Mengedukasi keluarga pasien agar memahami pentingnya menjaga ibadah, dzikir, serta lingkungan rumah yang kondusif secara spiritual.
4. Menguatkan peran penyuluh agama Islam dalam pelayanan masyarakat, tidak hanya pada aspek pendidikan dan penyuluhan, tetapi juga bimbingan pembinaan keluarga dan layanan spiritual.
Tim penyuluh melakukan asesmen awal terhadap kondisi pasien, memberikan bimbingan bacaan doa dan ayat-ayat rukyah, serta menyampaikan arahan untuk menjaga rutinitas ibadah di rumah. Kegiatan berlangsung dengan suasana tenang, dihadiri keluarga pasien, dan mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.
Kepala KUA Mandiraja, Musobihin, memberikan apresiasi tinggi atas kegiatan ini. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif KURMA PAIMAN. Penyuluh agama bukan hanya berdakwah di mimbar, tetapi hadir di tengah masyarakat membawa manfaat. Layanan rukyah syar’iyyah seperti ini membantu menguatkan spiritual umat, sekaligus menjadi bentuk kepedulian nyata dari penyuluh agama Islam Mandiraja,” ujarnya.
Salah satu praktisi sekaligus penyuluh agama Islam Mandiraja, Dian Setiadi, menambahkan “kami berkomitmen memberikan layanan rukyah yang sesuai tuntunan, tidak keluar dari ajaran syariat. Setiap kunjungan bukan hanya membaca ayat-ayat rukyah, tetapi juga memberikan edukasi agar keluarga memahami bahwa kesembuhan datang dari Allah, dan tugas kita adalah ikhtiar serta menjaga kedekatan dengan-Nya,” jelasnya.
Kegiatan KURMA PAIMAN ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pelayanan keagamaan yang holistik, sehingga penyuluh agama Islam tidak hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga hadir membantu masyarakat secara langsung dalam berbagai kebutuhan spiritual dan emosional.
(F/M, azd)







