MI MIMUB Serahkan Donasi untuk Korban Bencana Longsor Desa Situkung Pandanarum Banjarnegara

Banjarnegara – MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap isu kemanusiaan dan sosial di lingkungan sekitar. Menyusul terjadinya bencana longsor yang melanda Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara pada Minggu, 16 November 2025, MI MIMUB bergerak cepat dengan melakukan aksi penggalangan dana bersama Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (K3MI) Kecamatan Purwareja Klampok.

Bencana longsor tersebut menimbulkan kerugian material dan menghambat aktivitas warga, terutama akses jalan dan beberapa rumah terdampak. Sebagai wujud empati, seluruh warga madrasah yang terdiri dari siswa, guru, hingga wali murid turut berpartisipasi dalam penggalangan dana. Antusiasme serta kesadaran sosial yang tinggi membuat kegiatan ini berjalan dengan penuh semangat dan gotong royong.

Kegiatan penggalangan dana berhasil mengumpulkan total donasi sebesar Rp 2.171.500. Dana yang terkumpul kemudian diserahkan kepada K3MI melalui Bapak Tuslam, Kepala MIN 1 Banjarnegara, pada Kamis, 20 November 2025. Selanjutnya, dana tersebut direncanakan akan disalurkan kepada warga terdampak pada hari Jumat.

Kepala MI MIMUB dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh warga madrasah yang telah terlibat. Menurutnya, aksi ini bukan sekadar bentuk bantuan materi, tetapi juga sarana menumbuhkan nilai karakter, empati, dan kepedulian sosial pada generasi muda.

“Alhamdulillah, partisipasi keluarga besar MI MIMUB sangat luar biasa. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban longsor di Situkung. Lebih dari itu, kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pendidikan nyata bahwa berbagi merupakan bagian penting dari ajaran agama dan kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya aksi ini, MIMIMUB kembali menegaskan komitmennya dalam membangun karakter peduli dan religius pada siswa, selaras dengan tujuan pendidikan madrasah yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga akhlak dan jiwa sosial.

Bantuan ini diharapkan menjadi bagian dari sinergi antarlembaga pendidikan Islam di Banjarnegara dalam merespons bencana dan kebutuhan warga.Semoga bantuan yang disalurkan dapat membawa manfaat dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat. (rs)

Skip to content