Banjarnegara – Demi tingkatkan literasi digital, siswa-siswi MI Al Falah Joyokusumo belajar menggunakan program pengolah kata dan pengolah angka dalam mata pelajaran Informatika. Penggunaan program pengolah kata dan pengolah angka yang digunakan oleh siswa untuk belajar ialah Microsoft Word dan Microsoft Excel. Pembelajaran ini dilakukan oleh siswa kelas 4, 5 dan 6. (24/10)
Pembelajaran mengenai program pengolah kata dan angka ini terdapat dalam materi Sistem Komputer. Sebelum belajar langsung menggunakan program pengolah kata dan angka, para siswa terlebih dahulu diberi penjelasan mengenai program yang dapat digunakan untuk mengolah kata dan angka. Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh guru mata pelajaran Informatika kelas 4,5 dan 6, Reza Nur Fadila.
“Iya, sebelum praktik anak – anak diberikan materi terlebih dahulu. Pertemuan selanjutnya anak praktik langsung bagaimana cara menggunakan microsoft word sama excel”, ujar Reza.
Pembelajaran dilakukan di kelas masing – masing dan disesuaikan dengan jadwal pelajaran Informatika di setiap kelas, dengan menggunakan fasilitas yang dimiliki oleh Madrasah. Dalam kegiatan ini, siswa diajarkan bagaimana cara menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel dengan menyesuaikan materi sesuai pada tingkatannya. Seperti pada kelas 4 yang diajarkan tentang cara membuat penomoran secara otomatis, cara mengubah jenis dan ukuran huruf, cara membuat huruf menjadi tebal (Bold), membuat huruf bercetak miring (Italic), dan huruf bergaris bawah (Underline) saat praktik Microsoft Word. Sedangkan dalam praktik Microsoft Excel, siswa kelas 4 dikenalkan dan diajarkan mengenai rumus – rumus Excek yang digunakan untuk menghitung, seperti rumus penjumlahan, pengurangan dan perkalian.
“Praktik Microsofot Word kelas 4 itu masih sederhana, masih mempelajari cara bikin huruf bold, italic, underline, sama bikin numbering. Kalo yang Excel juga kelas 4 masih belajara rumus penjumlahan, pengurangan sama perkalian”, ujar Reza.
Kelas 5 dan kelas 6 pun juga melakukan praktik menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel seperti kelas 4. Tak serupa dengan kelas 4 yang diajarkan membuat penomoran secara otomatis dan lainnya. Kelas 5 dan 6 sudah diajarkan tentang bagaimana cara untuk mengubah ukuran dan arah kertas, membuat kolom pada tulisan dan cara menambahkan gambar pada tulisan di Microsoft Word. Disisi lain, dalam praktik Microsoft Excel, kelas 5 masih sama dengan kelas 4 mengenai rumus yang digunakan untuk menghitung.
Lain halnya dengan kelas 6 yang tak hanya diajarkan rumus untuk menghitung. Namun, kelas 6 sudah diajarkan mengenai fungsi logika pada Microsoft Excel, seperti penggunakan fungsi logika untuk menentukan jumlah potongan harga yang diperoleh. Dalam hal ini siswa kelas 6 diminta untuk membuat daftar belanjaan dan menentukan potongan harga yang diperoleh pelanggan.
Meskipun dalam praktik ini terdapat beberapa siswa yang kesulitan. Namun para siswa tetap semangat dan antusias selama pembelajaran. Bahkan setelah berganti materi, ada beberapa siswa yang menanyakan dan meminta untuk praktik lagi. Hal ini disampaikan sendiri oleh Reza.
“Ada siswa yang tanya, ust kapan praktik lagi. Ada juga yang minta buat praktik lagi juga ada. Yang sering tanya itu kelas 4”, ujar Reza.
Mengajarkan siswa mengenai program pengolah kata dan angka ini tidak semata karena tuntutan materi saja. Tetapi untuk melatih dan mengenalkan kepada siswa tentang bagaimana cara menggunakan program pengolah kata dan angka. Selama pembelajaran ini juga diharapakan dapat meningkatkan literasi digital siswa kelas 4, 5 dan 6 di MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo mengenai program pengolah kata dan pengolah angka yang umum digunakan oleh sebagian besar orang. (RN)







