MT Miftahul Falah Pakis Aji Peringati Hari Guru Nasional dengan Pengajian dan Penyuluhan Keagamaan

Banjarnegara (Humas) — Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, MT Miftahul Falah Pakis Aji Desa Pagedongan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pengajian di Aula Serba Guna Pakis Aji, Kamis (27/11/2025). Acara yang diikuti sekitar 20 ibu-ibu dari lingkungan sekitar ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.

Kegiatan dibuka oleh perwakilan panitia yang menyampaikan bahwa peringatan Hari Guru Nasional tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap jasa para guru, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan spiritual masyarakat.
“Guru bukan hanya mereka yang mengajar di kelas, tetapi siapa pun yang memberi teladan dan ilmu dalam kehidupan. Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai keagamaan semakin hidup di tengah masyarakat,” ujar Ketua Panitia dalam sambutannya.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Syarif Nurhidayah, yang menekankan pentingnya menjaga salat lima waktu sebagai kewajiban utama seorang Muslim. Ia mengingatkan bahwa salat merupakan pondasi utama dalam membentuk pribadi yang beriman dan berdisiplin.
“Salat itu tiang agama. Jika salat kita baik, insya Allah urusan hidup yang lain dimudahkan. Salat bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan bagi ketenangan hati,” jelasnya.

Menurutnya, konsistensi dalam menjaga salat akan memberi pengaruh besar terhadap keluarga, terutama dalam membentuk lingkungan yang harmonis dan penuh nilai ketakwaan.

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh Fatonah, yang menyampaikan pentingnya membaca doa setelah salat lima waktu.
“Doa adalah kekuatan rohani yang menjadi penghubung kita dengan Allah. Dengan berdoa, kita memohon perlindungan, ketenangan, dan keberkahan,” tuturnya.

Ia juga mendorong para ibu untuk mengajarkan doa-doa kepada anak-anak sejak dini.
“Keluarga adalah madrasah pertama. Jika ibu membiasakan doa kepada anak-anak, maka nilai-nilai kebaikan akan mengalir dalam kehidupan mereka,” tambahnya.

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini mengusung semangat penghargaan terhadap pengabdian dan integritas para pendidik. Pihak penyelenggara berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas spiritual serta moral generasi muda.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga mampu menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan ibadah, dan mempererat silaturahmi,” ujar salah satu pengurus MT Miftahul Falah.

Acara ditutup dengan sesi diskusi ringan dan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi peringatan Hari Guru Nasional. Para peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat ganda: menambah wawasan keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan.

Skip to content