MTs Negeri 1 Banjarnegara Bangun Karakter, Kuatkan Iman, dan Jaga Kesehatan Siswa Melalui Tiga Aktivitas Positif Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Banjarnegara (Humas) — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali melaksanakan kegiatan rutin Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada Jumat (7/11). Kegiatan yang menjadi salah satu program unggulan madrasah tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan melibatkan seluruh siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 dalam tiga aktivitas berbeda yang menekankan pentingnya kesehatan, spiritualitas, dan kebersamaan.

Kegiatan diawali dengan senam Anak Indonesia Hebat yang dilaksanakan di lapangan indoor Madtsansa dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 7. Iringan musik energik serta panduan dari instruktur senam membuat suasana pagi menjadi hidup dan penuh keceriaan. Para guru turut mendampingi siswa dalam barisan, menciptakan kebersamaan yang hangat antara guru dan peserta didik.

Sementara itu, siswa kelas 8 mengikuti kegiatan tahfiz Juz 30 di Masjid Darul Ulum MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kegiatan tahfiz yang menjadi bagian dari program penguatan karakter religius ini berlangsung khusyuk di bawah bimbingan para guru tahfiz. Bacaan Al-Qur’an yang menggema di masjid memberi nuansa spiritual yang mendalam bagi seluruh warga madrasah.

Adapun seluruh siswa kelas 9 melaksanakan sarapan bergizi sesuai kaidah “Isi Piringku” di ruang kelas masing-masing. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang untuk menunjang kesehatan dan konsentrasi belajar. Setiap siswa membawa menu sarapan dari rumah yang telah diatur agar memenuhi komposisi ideal karbohidrat, protein, sayur, dan buah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh siswa dan guru dalam melaksanakan program yang sarat nilai positif ini.

“Program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini kami rancang bukan sekadar rutinitas, melainkan sebagai sarana pembentukan karakter dan budaya hidup sehat. Kami ingin siswa Madtsansa tumbuh menjadi generasi yang kuat jasmani, cerdas rohani, dan berakhlak mulia,” ujar H. Yatiman.

Senada dengan hal itu, Ikhsanudin, wakil kepala urusan kesiswaan sekaligus penanggung jawab kegiatan, menuturkan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud nyata penerapan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin di lingkungan madrasah.

“Setiap jenjang punya fokus kegiatan yang berbeda agar manfaatnya lebih terasa. Kelas 7 kami tekankan pada kesehatan fisik melalui senam, kelas 8 pada pembinaan spiritual melalui tahfiz, dan kelas 9 pada kesadaran gizi. Tiga hal ini jika dilakukan secara rutin akan menjadi kebiasaan baik yang melekat dalam diri siswa,” jelas Ikhsanudin.

Sementara itu, Asih Wijayanti, wali kelas 7G, yang turut mendampingi siswanya dalam kegiatan senam, mengungkapkan kebanggaannya melihat semangat siswa yang begitu tinggi.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka tidak hanya bergerak mengikuti irama, tetapi juga saling menyemangati. Kegiatan seperti ini sangat efektif untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan membiasakan gaya hidup aktif di pagi hari,” tutur Asih.

Dari sisi siswa, kegiatan tahfiz dan sarapan bergizi juga mendapat tanggapan positif. Naira, siswi kelas 8E yang mengikuti tahfiz Juz 30, mengaku merasa lebih tenang dan fokus setelah mengikuti kegiatan mengaji bersama.

“Setiap Jumat pagi kami membaca dan menghafal surat-surat pendek. Rasanya hati jadi lebih tenang. Selain itu, kami juga bisa saling menyimak bacaan teman-teman agar hafalan makin kuat,” ungkap Naira dengan senyum.

Sedangkan Aqil, siswa kelas 9F yang mengikuti kegiatan sarapan bergizi, mengatakan bahwa program ini membuatnya lebih sadar akan pentingnya pola makan sehat.

“Biasanya saya sarapan seadanya, tapi dengan kegiatan ini saya jadi tahu pentingnya menyeimbangkan makanan. Sekarang saya selalu berusaha membawa menu lengkap seperti nasi, telur, sayur, dan buah,” katanya.

Kegiatan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di MTs Negeri 1 Banjarnegara ini memang dirancang agar tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi budaya positif yang mengakar di lingkungan madrasah. Melalui pembiasaan senam, tahfiz, dan sarapan bergizi, siswa diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hidup sehat, cinta Al-Qur’an, serta kedisiplinan sejak dini.

H. Yatiman menegaskan kembali komitmen madrasah untuk terus menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut setiap pekan.

“Kami ingin madrasah menjadi rumah kedua yang tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga membentuk kepribadian unggul. Kegiatan ini adalah salah satu jalan untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Dengan semangat dan partisipasi aktif seluruh warga madrasah, MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berupaya menjadi contoh dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi — sejati-jatinya Anak Indonesia Hebat. (Lin/La)

Skip to content