MTs Negeri 1 Banjarnegara Gelar Apel Launching dan Deklarasi Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat Kabupaten

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar Apel Launching dan Deklarasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) tingkat Kabupaten Banjarnegara pada Senin (17/11). Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi madrasah dalam memperkuat komitmen terhadap pendidikan kependudukan, lingkungan hidup, kesehatan reproduksi remaja, dan pembangunan berkelanjutan. Apel dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara, H. Muhammad Subhan, yang sekaligus bertindak sebagai pembina apel.

Acara berlangsung khidmat di lapangan utama Madtsansa dan dihadiri oleh jajaran Forkompinca, Puskesmas, KUA, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Banjarnegara. Kehadiran berbagai unsur lintas lembaga tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam mewujudkan generasi muda yang sadar kependudukan dan berkarakter peduli lingkungan.

Dalam amanatnya, H. Muhammad Subhan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara yang telah mengambil langkah progresif dengan mendeklarasikan diri sebagai Sekolah Siaga Kependudukan. Menurutnya, isu kependudukan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen pendidikan.

“Madrasah adalah tempat strategis untuk menanamkan kesadaran kependudukan sejak dini. MTs Negeri 1 Banjarnegara telah mengambil langkah tepat untuk membekali peserta didik dengan pemahaman tentang bonus demografi, kesehatan reproduksi, dan pelestarian lingkungan. Saya berharap komitmen ini bukan hanya sebatas deklarasi, tetapi benar-benar diintegrasikan dalam kurikulum dan budaya sekolah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sumartoyo, Kabid PP Dispermades Kabupaten Banjarnegara, yang menyambut baik deklarasi tersebut. Ia menegaskan bahwa program SSK merupakan upaya pemerintah dalam memastikan generasi muda memahami tantangan kependudukan masa depan.

“Kami di Dispermades sangat mendukung gerakan ini. Tantangan kependudukan seperti pertumbuhan penduduk, ketimpangan gender, hingga isu lingkungan harus dipahami oleh generasi muda. Madrasah seperti MTs Negeri 1 Banjarnegara telah menunjukkan komitmen untuk menjadi pelopor perubahan. Ini patut diapresiasi,” tuturnya.

Sebagai lembaga pendidikan yang selalu berinovasi, MTs Negeri 1 Banjarnegara telah menyiapkan strategi integrasi isu kependudukan ke dalam kegiatan pembelajaran. Hj. Yuniyati, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, menjelaskan bahwa pihaknya akan memasukkan materi kependudukan ke dalam berbagai mata pelajaran serta kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.

“Kami memastikan bahwa isu kependudukan, lingkungan hidup, kesehatan reproduksi remaja, dan pembangunan berkelanjutan akan hadir dalam berbagai aktivitas belajar. Guru-guru telah mendapatkan pengarahan untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam pembelajaran agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, Hj. Asih Wijayanti, Ketua Tim SSK Madtsansa, menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan wujud konsistensi MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam membangun budaya sekolah yang ramah anak dan berkelanjutan. Ia juga membacakan Pakta Integritas Sekolah Siaga Kependudukan, yang memuat lima komitmen utama warga madrasah dalam mendukung program SSK.

“Pakta Integritas ini bukan hanya dokumen seremonial, tetapi komitmen moral seluruh warga MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kami ingin menanamkan karakter peduli, bijak, dan bertanggung jawab kepada siswa dalam menghadapi isu kependudukan di masa depan. Program ini akan terus kami kawal dan kembangkan,” ungkapnya.

Setelah pembacaan Pakta Integritas, kegiatan apel dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan dokumen oleh pimpinan madrasah, perwakilan guru, siswa, dan tamu undangan. Penandatanganan ini menjadi simbol kuat bahwa MTs Negeri 1 Banjarnegara bertekad menjadi lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi berwawasan kependudukan.

Dengan deklarasi ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara resmi menjadi salah satu sekolah rujukan di Kabupaten Banjarnegara dalam pelaksanaan program Sekolah Siaga Kependudukan. Ke depan, madrasah berkomitmen mengembangkan berbagai kegiatan kreatif dan edukatif demi mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, berkualitas, dan responsif terhadap tantangan kependudukan global. (Lin/La)

Skip to content