Pengukuhan Duta SSK Madtsansa Tahun 2025 Berlangsung Khidmat pada Apel Launching dan Deklarasi Sekolah Siaga Kependudukan

Banjarnegara (Humas) – MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan peserta didik yang sadar kependudukan melalui kegiatan Pengukuhan Duta Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Madtsansa Tahun 2025, yang digelar bersamaan dengan Apel Launching dan Deklarasi MTs Negeri 1 Banjarnegara sebagai Sekolah Siaga Kependudukan tingkat Kabupaten Banjarnegara, Senin (17/11), di lapangan indoor Madtsansa.

Pada kesempatan tersebut, dua siswa terpilih sebagai Duta SSK Madtsansa Tahun 2025, yakni Raffasya Aufa Putra, siswa kelas 7D dari kelas khusus olahraga, serta Denessia Alya Khoirunisa, siswi kelas 8C dari kelas unggulan Tahfiz. Keduanya secara resmi dikukuhkan oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Muhammad Subhan, melalui prosesi penyematan selempang Duta SSK.

Dalam sambutannya, H. Muhammad Subhan menyampaikan apresiasi mendalam kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara yang menjadi salah satu madrasah pelopor dalam implementasi program Sekolah Siaga Kependudukan. Menurutnya, penguatan literasi kependudukan sejak dini merupakan investasi besar bagi masa depan generasi bangsa.

“Madrasah ini telah mengambil langkah luar biasa. SSK bukan sekadar program, tetapi upaya membangun karakter generasi muda agar peduli terhadap isu-isu besar seperti bonus demografi, lingkungan hidup, kesehatan reproduksi remaja, dan perencanaan masa depan. Saya bangga dengan Madtsansa yang terus menjadi role model,” tegasnya.

Beliau juga berharap agar kedua Duta SSK yang baru dikukuhkan dapat menjadi wajah perubahan sekaligus inspirasi bagi seluruh siswa Madtsansa.

“Raffasya dan Denessia adalah simbol komitmen Madtsansa. Kami berharap mereka mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menggerakkan teman-temannya, serta membawa pengaruh positif bagi lingkungan madrasah,” imbuhnya.

Setelah prosesi pengukuhan, suasana apel semakin hidup ketika Raffasya dan Denessia menyampaikan kampanye mereka. Dengan suara lantang dan penuh percaya diri, keduanya menyampaikan pesan-pesan penting terkait kesadaran kependudukan.

Duta SSK membuka kampanye dengan salam penuh semangat.

“Assalamualaikum wr. wb.”

Ia kemudian melanjutkan,

“Kita bukan generasi biasa. Kita generasi yang berani peduli, berani berubah, dan berani beraksi!”

Selanjutnya, Raffasya turut menyampaikan ajakan moral kepada seluruh peserta apel.

“Lewat SSK, kita belajar bagaimana untuk menjadi remaja yang tidak hanya memikirin diri sendiri, tetapi juga memikirkan bumi, lingkungan, dan masa depan.”

Denessia kembali menegaskan pentingnya kesadaran remaja dalam merencanakan masa depan.

“Karena generasi berencana itu keren, dan sadar itu masa depan.”

Sebagai penutup, keduanya mengucapkan yel-yel bersama:

“Kami Duta SSK Madtsansa! Siaga, sadar, dan siap beraksi!”

Raffasya dan Denessia juga menyerukan ajakan kepada seluruh siswa Madtsansa untuk menjauhkan diri dari three zero, yaitu zero narkoba, zero pergaulan bebas, dan zero pernikahan dini.

“SSK Madtsansa! Generasi sadar, masa depan terjaga!”

Mereka kemudian menutup dengan ucapan,

“Waalaikumsalam wr. wb.”

Koordinator Duta SSK Madtsansa, Agustina Dewi Merdekawati, menyampaikan rasa bangganya terhadap pelaksanaan agenda hari ini. Menurutnya, pemilihan Raffasya dan Denessia bukan tanpa alasan, melainkan melalui observasi, diskusi, dan penilaian matang.

“Raffasya memiliki jiwa kepemimpinan tinggi, energik, dan mudah diterima oleh teman-temannya. Sementara Denessia adalah sosok remaja yang santun, komunikatif, dan berkarakter kuat. Kami yakin keduanya mampu mengemban amanah dengan baik,” jelas Agustina.

Ia menambahkan bahwa program Duta SSK menjadi salah satu cara Madtsansa melahirkan agen-agen perubahan yang dapat menyuarakan isu-isu kependudukan secara ringan namun bermakna. “Kami ingin anak-anak merasa menjadi bagian penting dari perubahan, bukan sekadar pendengar. Duta SSK membantu mewujudkan itu,” ungkapnya.

Usai kegiatan, Raffasya dan Denessia menyampaikan pernyataan mengenai harapan mereka sebagai Duta SSK 2025.

Raffasya mengaku bangga dapat dipercaya.

 “Saya ingin menunjukkan bahwa remaja itu bisa berprestasi dan peduli. Saya akan berusaha mengajak teman-teman supaya lebih peka dengan isu-isu yang ada di sekitar kita,” ujarnya.

Sementara Denessia menambahkan bahwa menjadi Duta SSK adalah amanah besar.

“Saya ingin membawa semangat sadar kependudukan ke seluruh kelas, terutama tentang pentingnya perencanaan masa depan dan menjaga diri dari hal negatif,” tuturnya.

Kegiatan pengukuhan Duta SSK Madtsansa 2025 ini menegaskan komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang dalam berpikir, peduli lingkungan, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Madtsansa kembali membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman dan keteladanan. Dengan hadirnya Duta SSK 2025, perjalanan membangun generasi sadar kependudukan memasuki babak baru yang lebih penuh harapan. (Lin/La)

Skip to content