Banjarnegara – Prestasi akademik kembali diraih murid MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) dalam ajang kompetisi tingkat nasional. Salah satu murid terbaik madrasah, Zhikana Arlintang Ibrohim, berhasil melaju hingga babak finalmata pelajaran Bahasa Inggris dan Ainy Farida Nufuus, Hafiza Khaira Lubna, Delisha Mila Mumtaz Aziz mata pelajaran Bahasa Arab pada Lomba GUSI BERISI Alef Education Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 7 Mei 2026.
Kompetisi tersebut menjadi sarana pengembangan kemampuan akademik murid dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan sekaligus mendorong lahirnya generasi pelajar yang unggul, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Ajang ini juga diikuti peserta dari berbagai sekolah dan madrasah di Indonesia.
Pada kompetisi tersebut, Zhikana Arlintang Ibrohim mengikuti bidang Bahasa Inggris dengan pendampingan intensif dari guru pembimbing Isnaeni Nurhayati dan Ainy Farida Nufuus, Hafiza Khaira Lubna, Delisha Mila Mumtaz Aziz mata pelajaran Bahasa Arab bersama guru pembimbing Farida Fitriana. Selain itu, pembinaan akademik lintas bidang juga diperkuat oleh guru tersebut sebagai bagian dari penguatan kompetensi murid dalam menghadapi persaingan akademik.
Kepala MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo Wahyul Khomisah menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih peserta didik serta dedikasi para guru dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan.
“Keberhasilan murid mencapai babak final menjadi bukti bahwa madrasah terus berupaya membangun budaya prestasi dan pembelajaran yang kompetitif. Kami berharap murid semakin percaya diri untuk tampil dan bersaing dalam berbagai ajang akademik,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara murid, guru, dan orang tua dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan potensi akademik peserta didik.
Guru pembimbing Bahasa Arab dan Bahasa Inggris tersebut menjelaskan bahwa persiapan dilakukan melalui latihan soal, penguatan konsep, dan pendampingan rutin sebelum kompetisi berlangsung.
“Kami fokus membangun ketelitian, kemampuan logika berpikir, dan mental kompetisi murid. Alhamdulillah, anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil masuk babak final,” tuturnya.
Sementara itu, Zhikana Arlintang Ibrohim mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperoleh dan dukungan yang diberikan selama proses pembinaan.
“Saya bersyukur mendapat dukungan dari guru dan orang tua. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ungkap Zhika sapaan hariannya.
Ajang GUSI BERISI Alef Education dikenal sebagai salah satu kompetisi akademik yang mampu melatih kemampuan berpikir kritis, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperluas pengalaman murid dalam berkompetisi di tingkat nasional.
Melalui capaian tersebut, MIMAU terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan melalui penguatan akademik, karakter, dan budaya belajar yang kompetitif.(NF)







