Banjarnegara (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti kediaman Asih di Dusun Bulu, Desa Pagentan, pada Rabu (29/4/2026). Sebanyak 25 jamaah yang tergabung dalam Majelis Ta’lim (MT) Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu berkumpul untuk mengikuti kegiatan bimbingan penyuluhan agama yang diselenggarakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan.
Hadir sebagai narasumber utama adalah M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan. Dalam kesempatan tersebut, Syaiful mengusung tema yang sangat relevan dengan kalender hijriah saat ini, yakni “Amalan Utama di Awal Dzulhijjah”. Mengingat kemuliaan bulan Dzulhijjah yang seringkali terlupakan dibandingkan bulan Ramadhan, penyuluhan ini bertujuan untuk membekali jamaah dengan pemahaman mendalam mengenai urgensi meningkatkan kualitas ibadah di sepuluh hari pertama bulan tersebut.
Dalam paparannya, Syaiful menekankan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan waktu yang sangat dicintai oleh Allah SWT, bahkan melebihi jihad di jalan Allah dalam kondisi tertentu. Ia mengajak para jamaah untuk tidak melewatkan momentum emas ini dengan memperbanyak amalan sunnah.
“Sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah musim ketaatan yang luar biasa. Saya mengajak ibu-ibu semua untuk memperbanyak puasa sunnah dari tanggal satu hingga sembilan Dzulhijjah, memperbanyak dzikir, tahlil, tahmid, serta sedekah. Jangan sampai hari-hari istimewa ini berlalu begitu saja tanpa meninggalkan jejak amal saleh yang berbekas di sisi Allah,” ujar M. Syaiful Abidin di hadapan para jamaah.
Kegiatan yang berlangsung santai namun berisi ini mendapat respon positif dari para pengurus dan anggota MT Nasyiatul Aisyiyah. Lokasi yang bertempat di rumah warga membuat suasana diskusi mengalir lebih hangat dan akrab.
Khusnul Khotimah, selaku Ketua MT Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bulu Pagentan, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran penyuluh agama di tengah-tengah komunitas mereka. Menurutnya, bimbingan seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperbaharui semangat ibadah para anggota.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Syaiful dari KUA Pagentan yang telah berkenan hadir di Dusun Bulu. Penjelasan beliau menjadi pengingat bagi kami semua agar lebih bersiap menyambut Dzulhijjah. Dengan ilmu yang baru saja disampaikan, insya Allah jamaah yang hadir hari ini lebih termotivasi untuk menghidupkan awal bulan Dzulhijjah dengan ibadah dan mempersiapkan kurban terbaiknya,” tutur Khusnul Khotimah.
Acara bimbingan penyuluhan ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. KUA Pagentan berharap melalui kegiatan jemput bola seperti ini, syiar Islam dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat dusun, sekaligus memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam pembinaan mental dan spiritual umat.
(msa/azd)







