Banjarnegara (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja berkomitmen penuh untuk tetap menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat meski tengah menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH) sesuai dengan arahan terbaru Menteri Agama terkait penyesuaian sistem kerja pegawai di lingkungan Kementerian Agama. (17/4/2026)
Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan fleksibilitas operasional, tanpa sedikitpun mengurangi kualitas layanan publik yang menjadi tugas utama KUA di tingkat kecamatan.
Kepala KUA Mandiraja, Musobihin, menegaskan bahwa seluruh jajarannya tetap bekerja secara profesional meskipun tidak seluruhnya berada di kantor. Beliau memberikan pernyataan resmi terkait hal ini,
“kami sepenuhnya menindaklanjuti arahan Bapak Menteri Agama mengenai sistem kerja WFH ini. Meskipun ada pembagian kehadiran fisik, saya pastikan layanan kepada umat di KUA Mandiraja tidak ada yang terhenti. Petugas kami, baik yang di kantor maupun yang sedang tugas di rumah, tetap terkoneksi dan siap melayani setiap kebutuhan administrasi maupun bimbingan keagamaan warga” jelasnya.
Mekanisme Pelayanan Selama Masa WFH:
Untuk memastikan kelancaran urusan masyarakat, KUA Mandiraja menerapkan beberapa mekanisme pelayanan:
- Optimalisasi Layanan Digital: Pendaftaran nikah dilakukan secara daring melalui sistem yang telah terintegrasi, memudahkan warga tanpa harus mengantre di kantor.
- Sistem Piket Terukur: Sejumlah pegawai tetap disiagakan di kantor (Work From Office) secara bergantian untuk melayani urusan administrasi fisik dan konsultasi tatap muka.
- Konsultasi Jarak Jauh: Para penyuluh agama Islam di KUA Mandiraja tetap aktif memberikan layanan bimbingan dan penyuluhan melalui kanal komunikasi digital bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat.
- Koordinasi Berjenjang: Setiap progres pekerjaan dan layanan harian tetap dilaporkan secara digital untuk memastikan akuntabilitas sesuai dengan budaya kerja Kementerian Agama.
Langkah ini sejalan dengan komitmen transformasi digital yang sedang digalakkan oleh Kementerian Agama guna mewujudkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas. KUA Mandiraja memastikan bahwa kehadiran negara dalam urusan keagamaan tetap terasa nyata bagi seluruh warga Kecamatan Mandiraja di segala kondisi.







