Pecah! Bahana Suara Madtsansa Beri Persembahan Terakhir

Banjarnegara–Gelaran Sertijab Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara telah sukses diselenggarakan pada Sabtu (13/7). Menghadirkan tokoh nomor satu di kantor kementerian agama kabupaten Banjarnegara, kasi penma pada Kankemenag Kabupaten Banjarnegara, pengawas madrasah pada Kankemenag Kabupaten Banjarnegara, seluruh kepala madrasah negeri, dan rekanan-rekanan kegiatan serah terima jabatan kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara berlangsung sejak pukul 08.30 WIB.

Rangkaian acara berlangsung dengan baik sesuai perencanaan. Salah satu mata acara yang dipersiapkan panitia adalah sebuah persembahan lagu oleh GTK Madtsansa yang tergabung dalam grup Bahas Suara Madtsansa sebagai kejutan.

Amri Inayati selaku pembina sekaligus pelatih menyampaikan bahwa di setiap pergantian kepala madrasah di MTs Negeri 1 Banjarnegara selalu memberikan persembahan.

“Yang pertama, setiap pergantian kepala madrasah tentu saja selalu membawa kesedihan untuk kita. Kesedihan ini justru membuat kita ingin memberikan persembahan sebagai kenangan terakhir. Meskipun latihan singkat, tapi hasilnya tidak mengecewakan. Semoga Pak Eko berkenan.” Terang Amri Inayati.

Bahana Suara Madtsansa dengan anggota Amri Inayati, Yuniyati, Linara, Novia Fajriyati Alqomar, Haki Wanudya Taranggana, Rahma Ayu Arina Putri, Nurwachidin Supriyatno, Abdul Majid, Saeful Anwar, Kasum dan Fitriyanto mempersembahkan sebuah lagu berjudul Jumpa Untuk Berpisah.

Haki Wanudya Taranggana mengungkapkan rasa harunya.

“Saya bernyanyi sambil menahan air mata…rasanya sesak sekali. Sudah diniatkan harus kuat, tapi ternyata pecah juga.” Ungkap Haki yang juga pelatih tari Madtsansa.

Sementara Nurwachidin Supriyatno mengaku penampilannya kali ini pun terasa sangat berat.

“Memang berat, menyanyi sambil menahan kesedihan. Tapi demi memberikan persembahan terbaik, ya harus kuat.” Ucap guru olahraga yang akrab di sapa Nunung.

Persembahan lagu oleh Bahana Suara Madtsansa diapresiasi oleh para tamu undangan yang hadir dengan tepuk tangan yang meriah meski berbanjir air mata. (Fy/La)

Skip to content