Banjarnegara (Humas) – Peristiwa longsor yang terjadi di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, pada Minggu (16/11/2025) mengejutkan masyarakat Banjarnegara. Fenomena tanah bergerak yang kerap terjadi di wilayah rawan bencana ini kembali menimbulkan dampak serius, mulai dari hilangnya lahan pertanian, hewan ternak, serta rusaknya rumah warga. Bahkan, terdapat korban jiwa yang hingga kini belum ditemukan.
Sebagai bentuk respon cepat, posko tanggap darurat telah didirikan oleh berbagai unsur, termasuk Posko Keagamaan Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara yang berlokasi di halaman KUA Pandanarum. Posko ini diprakarsai oleh Kepala KUA Pandanarum, Mutholib, sebagai dukungan layanan keagamaan dan pendampingan bagi warga terdampak.
Pada Rabu (19/11), keluarga besar KUA Kecamatan Sigaluh turut menunjukkan kepedulian dengan menyerahkan bantuan kepada Posko Keagamaan. Bantuan tersebut dikumpulkan secara swadaya dari seluruh pegawai KUA Sigaluh.
“Kami bersama-sama menyisihkan sebagian rezeki untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana longsor. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka,” ujar Achmad Badrun, Kepala KUA Sigaluh, saat melepas bantuan tersebut.
Bantuan kemudian diserahkan langsung kepada Ketua Posko Keagamaan, Mutholib, di KUA Pandanarum.
“Terima kasih atas donasi yang diberikan. Insyaallah akan kami tasyarufkan untuk kebutuhan logistik warga terdampak,” tutur Mutholib.
Melalui bantuan yang terkumpul, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah dan membantu mempercepat pemulihan kondisi di wilayah terdampak.
(ks/ azd)







