Banjarnegara (Humas) – Melalui program mustahik zakat produktif yang diadakan oleh Baznas Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 tahap 2 yang bekerjasama dengan Kementerian Agama Banjarnegara, salah satu penjual kue kering dan snack di Desa Singamerta Kecamatan Sigaluh mulai meraskan perkembangan usaha dari adanya pendampingan dan motivasi tidak hanya dari sisi keagamaan tapi juga dalam memanfaatkan modal usaha yang diterima. (13/5/2026)
Elok Faiqoh sebagai penyuluh agama Islam Sigaluh melakukan kunjungan langsung dan pendampingan kepada penerima manfaat untuk melihat perkembangan usaha sekaligus memberikan arahan terkait pemanfaatan bantuan zakat secara tepat. Dalam pendampingan tersebut, penyuluh memberikan dorongan agar usaha rumahan yang dijalankan mampu menambah penghasilan keluarga dan terus bertahan di tengah kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat.
Saat ini, usaha kue kering dan snack tersebut bisa menerima pesanan dengan kuantitas yang lebih banyak dari sebelumnya. Penerima manfaat mengaku merasa lebih diperhatikan dan termotivasi dengan adanya pendampingan yang dilakukan secara langsung, “dari bantuan modal yang diberikan saya belikan oven lagi karena sebelumnya saya hanya bisa menerima pesanan kue kering dan snack-snack terbatas karena keterbatasan alat, alhamdulillah kemarin lebaran saya bisa menerima pesanan kue kering dua kali lipat lebih banyak dari biasanya,” ujarnya.
Selain menerima pesanan snack-snack seperti biasa dari instansi tertentu, sekolahan dan warga masyarakat sekitar sekarang hasil produksi kue kering mulai menerima pesanan dari toko-toko penjual jajan tidak hanya di Banjarnegara tapi merambah ke salah satu toko jajan terkenal di Wonosobo. Meski masih dikelola secara sederhana dari rumah, usaha tersebut perlahan menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Pendampingan ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa zakat produktif tidak hanya diberikan sebagai bantuan modal, tetapi juga diiringi pembinaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan adanya keterlibatan penyuluh agama di tengah masyarakat, diharapkan para penerima zakat produktif semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
(ef/azd)







