Matsara DA Cokroaminoto

Pendidikan Karakter Di Matsara DA Cokroaminoto Banjarkulon

 

Banjarnegara – Mengawali kegiatan di Tahun Pelajaran 2021/2022 DA (Darul Athfal) Cokroaminoto Banjarkulon, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara mengadakan kegiatan MATSARA (Masa Ta’aruf siswa RA) yang dilaksanakan selama satu minggu, mulai dari tanggal 12 sampai dengan 17 Juli 2021.

Sesuai surat edaran Dirjen Pendis dan Edaran Kanwil Kemenag Prov Jawa Tengah tentang penyelenggaraan KBM merujuk pada SE No. 18 Tahun 2021 pada masa PPKM Darurat Jawa dan Bali 3 – 20 Juli 2021 maka kegiatan belajar mengajar di DA Cokroaminoto Banjarkulon diselenggarakan dengan metode Daring, melalui WA Grup wali murid, begitu pula dengan kegiatan MATSARA dilaksanakan secara Daring.

Kegiatan MATSARA di DA Cokroaminoto Banjarkulon di isi dengan kegiatan Penanaman Pendidikan Karakter dengan materi yang disampaikan meliputi ; (1) Hari Senin matei perkenalan output kegiatan anak dapat memperkenalkan nama dirinya, (2) Selasa materi dengan tema Kemandirian output kegiatan anak dapat makan sendiri, (3) Rabu tema pengenalan alat tulis output kegiatan anak dapat menyebutkan macam-macam alat tulis yang dimilikinya, (4) Kamis tema tolog menolong output kegiatan anak dapat membantu orang tua seperti menyapu lantai. (5) Jum’at tema kejujuran output kegiatan anak dapat bercerita tentang sikap jujur yang pernah dilakukannya, (6) Sabtu dengan tema keberanian output kegiatan anak berani bernyanyi dihadapan orang tua, guru dan temannya.

Kepala DA Cokroaminoto Banjarkulon, Ika Nura Firmana menyampaikan pendidikan kharakter pada Matsara ini. “Pendidikan karakter sengaja diambil sebagai materi pada kegiatan MATSARA Tahun ini sebab pendidikan karakter sangatlah penting untuk ditanamkan pada anak sedini mungkin, agar nantinya anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat dan berakhlakul karimah sesuai dengan visi kami,” jelasnya. 

“Materi kami berikan melalui video-video animasi yang sangat menarik untuk anak, sehingga anak akan merasa sedang bermain bukan sedang belajar, seperti motto DA Cokroaminoto Banjarkulon, yaitu Bermain seraya belajar dan Belajar seraya Bermain. Dan kami sebagai guru juga dituntut untuk selalu belajar lebih kreatif bagaimana membuat video pembelajaran yang menarik untuk anak-anak,” pungkasnya. (Inf/ak)