Banjarnegara – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara melalui Plt. Kepala Kantor, H. Muh. Subhan, memberikan pembinaan kepada seluruh guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan kepala madrasah se-Kecamatan Banjarnegara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (28/11) dalam rangka penguatan kedinasan, sosialisasi KMA 1503, serta diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Dalam pembinaan tersebut, H. Muh. Subhan menyampaikan sejumlah kebijakan penting terkait tata kelola madrasah, kedisiplinan aparatur, hingga peningkatan mutu pendidikan. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini Kankemenag Kabupaten Banjarnegara masih dipimpin oleh Plt. seiring belum adanya pejabat definitif pengganti sebelumnya. Selain itu, Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) membawahi seluruh jenjang pendidikan madrasah.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kedisiplinan guru, khususnya dalam penggunaan seragam dinas sesuai regulasi Kemenag pada hari Senin dan Selasa yang diharapkan mulai diterapkan penuh per 1 Januari mendatang. “Walaupun secara hak prerogatif berada di bawah yayasan, kami mohon agar aturan seragam ini dapat diselaraskan sebagai bentuk kedisiplinan dan identitas guru madrasah,” tegasnya.
Beliau juga menekankan pentingnya pengawasan keamanan siswa dengan menunjuk guru piket yang aktif berkeliling di lingkungan madrasah dan ke kelas-kelas untuk mencegah terjadinya perundungan, baik secara fisik maupun psikologis.
Dalam bidang akademik, persiapan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang direncanakan pada bulan Maret turut menjadi perhatian. TKA bersifat tidak wajib, namun penting sebagai alat ukur mutu lulusan. “Madrasah harus mempersiapkan dengan matang serta mengomunikasikan kepada orang tua,” ujar Subhan.
Terkait kegiatan study tour, Kemenag masih memberikan izin dengan syarat armada layak dan lokasi wisata mengandung unsur edukatif. Dana komite ditegaskan harus dikelola sepenuhnya oleh komite serta disertai rekomendasi resmi dari Kemenag.
Dalam kegiatan tersebut, kepala madrasah dan sebanyak 42 guru dari MI Al Fatah Parakancanggah turut hadir dan mengikuti pembinaan dengan penuh khidmat. Seluruh guru menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas dan kebijakan sebagaimana yang telah ditegaskan oleh Plt. Kepala Kankemenag. “Kami siap melaksanakan seluruh arahan demi peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan di madrasah,” ungkap salah satu guru peserta pembinaan.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh guru dan kepala madrasah semakin solid dalam menerapkan regulasi, memperkuat budaya disiplin, serta menginternalisasikan nilai Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran sehari-hari.(nas)







