Penyamaan Persepsi dalam Keamanan dan kondursifitas wilayah

Sebagai upaya untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap konflik dan gerakan tindakan radikalisme yang mengarah kepada terorisme di Banjarnegara, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB)  Kabupaten Banjarnegara berupaya melakukan pembinaan dalam penanggulangan pencegahan konflik yang mengarah pada terorisme terhadap aparat terkait di wilayah tersebut.

Apalagi tindakan terorisme sendiri adalah sebuah kejahatan kemanuasiaan yang bersifat luar biasa (extra ordinary crime) dan berdampak buruk terhadap seluruh sendi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.  Untuk mengantisapasi hal tersebut Kankemenag Kab.Banjarnegara menyelenggarakan workshop pencegahan konflik bagi tokoh  lintas Agama, Kamis (10/03) di Yudha Room – Hotel Surya Yudha Banjarnegara.

Workshop mengundang perwakilan ormas pemuda Sarikat Islam, ormas pemuda Muhammadiyah, ormas pemuda NU, gereja kristen, gereja protestan, pengurus agama Hindu, pengurus agama Budha dan penyuluh Agama Islam sejumlah 30 orang.

Selain itu acara bertujuan sebagai pengamatan yang lebih tajam terhadap gerakan gerakan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa melalui peserta yang berasal dari unsur agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Materi Workshop

Adapun materi workshop yang disampaikan yakni, Peran Lembaga Agama dalam Penanganan Konflik Lintas Agama (Kakankemenag Kabupaten Banjarnegara), Peran Kepolisian dalam Konflik Lintas Agama (Polres Banjarnegara),  Peran Agama sebagai Faktor Pemersatu Bangsa dan Integrasi Sosial (Kasubbag TU Kemenag Banjarnegara), dan Peran FKUB sebagai salah satu wadah Pencegahan Konflik Antar Umat Beragama (Pengurus FKUB). (Nangim)