Banjarnegara (Humas) – Penyuluh agama digadang-gadang menjadi garda terdepan sebagai agen perubahan yang mendorong terwujudnya masyarakat rukun dan maslahat sesuai dengan visi Kementerian Agama, yaitu: Terwujudnya masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045. Sebagai salah satu usaha untuk mewujudkan hal tersebut Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara mengadakan orientasi untuk PPPK tahap 1 dan CPNS di Aula Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. (02/07/2025)
Kegiatan orientasi di bagi menjadi dua gelombang, dengan masing-masing dihadiri oleh 77 peserta. Dalam sambutan sekaligus membuka acara pada gelombang pertama, kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, H. Karsono menyampaikan pentingnya kegiatan orientasi ini, khususnya bagi penyuluh agama Islam yang merupakan bagian dari Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.

“Saya harap bagi penyuluh untuk tidak banyak duduk di kursi kantor, terutama penyuluh agama Islam yang ditempatkan di KUA, perbanyak kegiatan kepenyuluhan dan bimbingan di desa-desa, lalu selanjutnya harus membuat laporan kegiatan setiap bulan,” ungakpnya.
Himbauan kepala kantor ditujukan agar kinerja dari penyuluh dapat di ukur. Mengingat peran dari penyuluh agama Islam sangat penting untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Plt Kasubag TU, H. Muh. Subhan dalam sambutan sekaligus memberikan materi pada orientasi hari ini, juga menambahkan tentang urgensi penyuluh agama.
“Penyuluh agama merupakan garda terdepan untuk mewujudkan masyarakat yang rukun dan maslahat sesuai dengan visi Kementerian Agama, oleh karena itu tugas utama dari seorang penyuluh adalah belajar, agar menjadi penyuluh yang cerdas,” tegasnya.
Seksi bimbingan masyarakat Islam yang merupakan wadah bagi penyuluh agama Islam, diharapkan dapat mengawasi kinerja dari penyuluh, agar tetap pada tugas dan fungsinya demi mewujudkan masyarakat yang rukun dan maslahat. (azd)

