Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja Sampaikan Keutamaan Bulan Rajab di Majelis Taklim An Nur Kaliwungu

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mandiraja, Hendriyanto, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim An Nur Desa Kaliwungu pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mushola An Nur, Desa Kaliwungu, ini diikuti oleh jamaah ibu-ibu dengan penuh antusias dan khidmat.

Penyuluhan keagamaan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam dapat terus meningkat, khususnya di lingkungan majelis taklim. Pada kesempatan tersebut, materi yang disampaikan mengangkat tema keutamaan Bulan Rajab sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.

Dalam pemaparannya, Hendriyanto menjelaskan bahwa Bulan Rajab termasuk dalam empat bulan haram yang memiliki keutamaan khusus. Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan. “Bulan Rajab merupakan momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak istighfar, meningkatkan ketakwaan, dan mempersiapkan diri menyambut Bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Bulan Rajab menjadi waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan Allah Swt., sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. “Melalui peningkatan ibadah dan akhlak, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat terwujud dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Ketua Majelis Taklim An Nur, Ibu Turyati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja yang telah memberikan pembinaan keagamaan kepada jamaah. “Kami merasa bersyukur dan berterima kasih atas penyuluhan yang diberikan. Materi tentang keutamaan Bulan Rajab sangat bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kami untuk meningkatkan ibadah,” ujarnya.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan suasana sederhana namun penuh kekhusyukan. Jamaah ibu-ibu tampak aktif menyimak materi dan mengikuti sesi diskusi yang berlangsung hangat dan komunikatif.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja berharap Majelis Taklim An Nur dapat terus menjadi wadah pembinaan umat, khususnya bagi kaum ibu, agar mampu menjadi teladan dalam keluarga dan masyarakat. KUA Mandiraja berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan melalui pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia. 

(ds/m)

Skip to content