Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja, Dian Setiadi, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Annisaul Jannah, Desa Panggisari, pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jamaah majelis taklim dengan penuh antusias dan berlangsung dalam suasana khidmat.
Penyuluhan tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah tidak hanya memahami ajaran Islam secara tekstual, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini, Dian Setiadi menyampaikan materi tafsir Surat Al-‘Asr yang menekankan pentingnya waktu, iman, dan amal saleh.
Dalam pemaparannya, Dian Setiadi menjelaskan bahwa Surat Al-‘Asr meskipun tergolong surat pendek, memiliki kandungan makna yang sangat mendalam. “Allah Swt., bersumpah dengan waktu, yang menunjukkan betapa berharganya waktu dalam kehidupan manusia. Setiap detik akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa manusia berada dalam kerugian apabila tidak mengisi waktunya dengan empat hal utama, yaitu iman, amal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran. “Surat Al-‘Asr mengajarkan kepada kita bahwa keselamatan hidup tidak hanya bersifat individual, tetapi juga sosial, yakni adanya kepedulian untuk saling mengingatkan dalam kebaikan,” ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan berlangsung secara komunikatif dan interaktif. Jamaah Majelis Taklim Annisaul Jannah tampak serius menyimak materi yang disampaikan serta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Hal ini menunjukkan tingginya minat jamaah terhadap kajian Al-Qur’an yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Salah satu pengurus Majelis Taklim Annisaul Jannah menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Mandiraja. Menurutnya, materi tafsir yang disampaikan mudah dipahami dan memberikan motivasi bagi jamaah untuk lebih menghargai waktu serta meningkatkan kualitas ibadah.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, Dian Setiadi berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Surat Al-‘Asr dapat menjadi pedoman bagi jamaah dalam menjalani kehidupan, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. KUA Mandiraja berkomitmen untuk terus menghadirkan penyuluhan keagamaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membina umat menuju masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia.
(ds/m)







