Penyuluh Agama Islam Mandiraja Gelar Bimbingan dan Penyuluhan di Majelis Taklim Tarbiatun Nisa Blimbing

Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan di Majelis Taklim Tarbiatun Nisa, yang berlokasi di Dusun Blimbing RT 06/01, Desa Mandiraja. (13/11/2025)

Kegiatan kali ini mengangkat tema “Tafsir Surat Al-A’raf Ayat 138”, yang membahas tentang ujian keimanan dan pentingnya keteguhan dalam tauhid. Surat Al-A’raf ayat 138 menceritakan kisah Bani Israil yang setelah diselamatkan dari kejaran Fir’aun, justru tergoda ingin menyembah berhala sebagaimana yang dilakukan oleh kaum lain.

Isi kandungan dari Tafsir Surat Al-A’raf ayat 138 menegaskan bahwa:

Allah mengingatkan umat manusia agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya dan kebiasaan yang menyimpang dari ajaran tauhid. Umat beriman harus tetap teguh menyembah Allah semata, tidak meniru kebiasaan kaum yang menyekutukan-Nya, serta menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran untuk memperkuat iman dan ketaatan.

Dalam penyampaian materinya, Dian Setiadi, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja, menjelaskan bahwa ayat ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat modern yang sering dihadapkan pada godaan gaya hidup dan budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

 “Tantangan keimanan saat ini bukan lagi berhala batu, tetapi berhala modern seperti harta, popularitas, dan hawa nafsu. Surat Al-A’raf ayat 138 mengajarkan agar kita tidak silau dengan dunia, tetapi tetap meneguhkan tauhid kepada Allah,” jelas Dian Setiadi.

Kegiatan yang diikuti puluhan jamaah majelis taklim ini berjalan dengan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait bagaimana menjaga keteguhan iman dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Musobihin, Kepala KUA Kecamatan Mandiraja, memberikan apresiasi atas kegiatan ini.

“Saya sangat mendukung kegiatan penyuluhan seperti ini. Tafsir Al-Qur’an menjadi sarana penting untuk memperkuat akidah dan akhlak jamaah. Semoga kegiatan di Majelis Taklim Tarbiatun Nisa ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi majelis lain di Mandiraja,” ujar Musobihin.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ajakan untuk terus meningkatkan budaya belajar Al-Qur’an dan memahami kandungannya secara mendalam sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Skip to content