Penyuluh Agama Islam Mandiraja Hadirkan Konten Edukasi di TikTok: Ajak Masyarakat Mengenal Lebih Dekat Daerah Sendiri

Banjarnegara (Humas) — Dalam upaya memperkenalkan potensi dan kehidupan masyarakat di wilayah Mandiraja, para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja kini berinovasi melalui media sosial TikTok. Mereka membuat konten edukatif yang mengangkat keseharian masyarakat, nilai-nilai keagamaan, serta potret kehidupan sosial budaya lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyuluh untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda yang aktif di dunia digital. Melalui video pendek yang dikemas ringan dan menarik, para penyuluh tidak hanya menyampaikan pesan dakwah, tetapi juga mengajak warga untuk lebih mengenal dan mencintai daerah tempat tinggal mereka.

Kepala KUA Mandiraja, Irfan Sulastono, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas para penyuluh.

 “Langkah ini sangat positif. Dakwah kini tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga di media digital. Melalui konten yang ringan dan menghibur, pesan-pesan agama bisa sampai kepada masyarakat luas, terutama anak muda,” ujarnya.

Salah satu penyuluh sekaligus kreator konten, Hendriyanto, menyampaikan bahwa ide membuat konten TikTok ini berawal dari keinginan untuk menjadikan penyuluh lebih dekat dengan masyarakat.

 “Kami ingin menunjukkan bahwa penyuluh itu bukan hanya berceramah, tapi juga bisa menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari — ikut merasakan, mendengar, dan belajar dari mereka,” ungkapnya.

Melalui akun TikTok resmi mereka, para penyuluh menampilkan berbagai konten seperti potret kehidupan petani, kegiatan keagamaan, tradisi lokal, hingga tips kehidupan islami yang sederhana namun bermakna. Harapannya, kehadiran konten ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah Mandiraja serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Skip to content