Peran Penyuluh Sebagai Dai Kamtibmas

Dai keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diminta untuk membant'u tugas kepolisian dalam rangka pelaksanaan pemilu 2019 yang aman dan damai.

Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei, saat acara silaturahmi dai Kamtibmas di aula Indonesia Power, beberapa waktu yang lalu (26/11), mengatakan, peran dai kamtibmas sangat penting dalam membantu tugas kepolisian.

“Polri memiliki tugas utama menjaga ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi, serta melayani dan menjaga NKRI. Dan sosok dai memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar dia.

Karena itu, pihaknya mengajak kepada para dai kamtibmas untuk bisa mengajak masyarakat mewujudkan pemilu 2019 aman dan damai di Banjarnegara.

Menjaga Ketertiban

Selain itu ia juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan menjelang pemilu 2019. Peran serta masyarakat dalam menjaga kondisi dan keamanan menghadapi pemilu 2019 tentu dibutuhkan. Kerjasama dengan berbagai pihak terkait pengamanan pemilu juga akan terus dilakukan.

Pemilu serentak yang akan dilakukan April 2019 mendatang memang berpotensi untuk terjadi perpecahan karena adanya perbedaan pandangan. Meskipun berbeda pandangan, ia meminta untuk tidak memaksakan kehendak karena berpotensi ke hal-hal negatif.

Peran tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas dan pemuda juga diharapkan untuk mewujudkan pemilu yang aman, tertib dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres menyerahkan penghargaan Dai Kamtibmas teraktif kepada Toto Subagyo dan 2 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS Kantor Kementerian Agama Kab. Banjarnegara. (Totos/Nangim)