Perdana dan Satu-satunya, MIMAU Mengulik Potensi Siswa Adakan MTQ

Banjarnegara (Humas) – MTQ atau Musabaqah Tilawatil Quran diadakan oleh MI Maarif Al Falah Joyokusumo untuk Tingkat Madrasah. MTQ ini terbagi menjadi empat majelis yaitu Tilawah, Tartil, Tahfizh dan Kaligrafi. Perlombaan ini diadakan sebagai tolak ukur ketuntasan siswa dalam menerima materi / Pelajaran unggulan. Ajang perlombaan ini juga diadakan sebagai class meeting yang biasa dilaksanakan setelah PAT/PAS/ASAS selesai.

Kegiatan MTQ ini diikuti oleh perwakilan setiap kelas. Satu kelas mewakilkan 3 siswa terbaik di bidang masing-masing, sehingga dalam satu kelas mengirimkan 12 siswa yang siap berkompetisi di MTQ tersebut. Setiap majelis berjumlah 27 peserta. Supaya kompetisi dilaksanakan secara adil, maka MTQ ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kelas atas dan kelas bawah. Hal ini dikarenakan tingkat materi yang diberikan kelas atas dan bawah berbeda.

Tempat pelaksanaan MTQ cabang Tahfizh di Aula PP Salafiyah Joyokusumo, Majelis Tartil di kelas III, Majelis Kaligrafi di Depan Pondok PP Salafiyah Joyokusumo dan Majelis Tilawah di Majid Baitul Falah Joyokusumo. Waktu pelaksanaan dimulai pada pukul 08.00 – 11.30. (13/6).

“Menjadi kompetisi yang perdana dilaksanakan di madrasah kami, tentu menjadi pengalaman yang luar biasa bagi semua siswa. Siswa per kelas berlomba untuk menampilkan penampilan yang terbaik untuk dipilih wali kelas mewakili MTQ ini. Semoga dengan adanya kompetisi ini menambah daya pikat siswa tentang pentingnya memiliki jiwa kompetitif,” tutur Wahyul.

Hal menarik dalam kompetisi MTQ ini adalah dengan mendatangkan juri yang profesional yaitu untuk majelis Tahfizh yaitu Sri Puryantiningsih, majelis Tartil yaitu Umi Mahmudah, majelis Kaligrafi yaitu Rowi, dan majelis Tilawah yaitu Misiam Siti Nurkhasanah.

Perhelatan kompetisi MTQ berlangsung dengan pembukaan secara umum dan pengenalan juri. Kemudian dilanjut dengan mulainya perlombaan MTQ pada setiap majelis. Semua peserta MTQ sangat antusias dan memancarkan semangat yang luar biasa untuk meraih kejuaraan. Hingga pada penjurian dan pengumuman, semua siswa berkumpul di Aula PP Salafiyah untuk mendengarkan hasil dari kejuaraan.

“Alhamdulillah, tidak menyangka saya dapat menjadi juara satu dalam cabang Tilawah kelas bawah. Semoga dengan kejuaraan ini menjadi menambah semangat saya untuk terus melatih dan terus belajar tentang lagu yang ada di tilawah,” ujar Maulidiya.

Semua siswa yang menjadi juara diberikan piagam penghargaan, trophy serta uang pembinaan dan nanti diberikan pada puncak acara Haflah Akhirusanah atau Pelepasan Kelas VI. (ad)

Skip to content