Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Sutrisno, menggelar bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Desa Kasmaran pada Senin (14/9/2026). Kegiatan rutin yang diikuti oleh 25 orang jemaah ini mengusung tema penting dalam kehidupan bermasyarakat, yakni adab bertetangga.
Dalam pemaparannya, Sutrisno menekankan bahwa Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap hubungan antar tetangga. Menurutnya, keimanan seseorang tidak hanya diukur dari ibadah ritual semata, tetapi juga dari bagaimana ia memperlakukan orang-orang di lingkungan sekitarnya.
“Islam mengajarkan kita untuk selalu menjaga perasaan, keamanan, dan kenyamanan tetangga. Menjaga hubungan baik dengan tetangga adalah bagian dari cerminan iman. Memuliakan tetangga, saling membantu saat kesusahan, serta menahan diri dari perilaku yang merugikan mereka merupakan kewajiban moral setiap muslim,” ujar Sutrisno di hadapan para jemaah.
Ia juga menambahkan bahwa di era modern saat ini, sikap peduli dan saling menghormati antar tetangga harus terus dipupuk agar keharmonisan warga Desa Kasmaran tetap terjaga dengan baik.
Ketua Majelis Taklim Nasyiatul Aisyiyah Desa Kasmaran, Tri Nuryati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas materi bimbingan yang disampaikan oleh pihak KUA Pagentan. Ia menilai topik yang diangkat sangat relevan dengan dinamika kehidupan sosial ibu-ibu di desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Sutrisno yang telah hadir memberikan pencerahan. Materi adab bertetangga ini sangat menyentuh dan menjadi pengingat bagi kami semua agar lebih peka serta saling menjaga kerukunan di lingkungan RT maupun RW,” tutur Tri Nuryati.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, KUA Pagentan berharap nilai-nilai keislaman yang aplikatif dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Suasana bimbingan berlangsung hangat, interaktif, dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan serta keberkahan warga Desa Kasmaran.
(3S/azd)







