Pertemuan Rutin dan Pentasyarufan Dana Infak KUA Rakit: Memasuki Tahun Ketiga Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Banjarnegara (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti kediaman Dani Muhamad di Desa Bandingan, Kecamatan Rakit, pada Kamis (16/4/2026). Hari itu menjadi saksi pertemuan rutin sekaligus agenda penting pentasyarufan (penyaluran) dana infak anggota yang telah berjalan memasuki tahun ketiga dalam program Pemberdayaan Ekonomi Umat yang digagas oleh KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Rakit. Acara ini dihadiri oleh para penerima manfaat program dan pendamping , yang tergabung dalam kelompok “BERKAH USAHA”, serta satu mustahik (penerima zakat) baru yang turut bergabung.

Program Pemberdayaan Ekonomi Umat ini merupakan inisiatif berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama dua tahun terakhir, program ini telah menunjukkan dampak positif yang signifikan, membantu para anggota mengembangkan usaha kecil mereka.

Dalam sambutannya, Dani Muhamad selaku tuan rumah , menyampaikan apresiasi yang mendalam atas konsistensi dan kepedulian para anggota. “Alhamdulillah, kita bersyukur bisa berkumpul kembali dalam agenda yang mulia ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk bersilaturahim di kediaman kami”, ujarnya. 

Dan disambut oleh Slamet Rosidin selaku Ketua kelompok Berkah Usaha.” Kehadiran kita di sini bukan hanya sebagai penerima, tetapi juga sebagai bagian dari sebuah gerakan solidaritas untuk saling membantu dan mengangkat derajat sesama,” ujarnya.

 Ia juga menekankan pentingnya amanah dalam pengelolaan dana infak agar benar-benar tersalurkan kepada yang berhak dan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Pertemuan kali ini terasa lebih spesial dengan kehadiran satu mustahik baru Bernama Jumiati dari Desa Gelang, Rakit. Ia tampak antusias dan penuh harap. Ia berencana menggunakan dana infak yang diterima untuk modal usaha pembuatan kue basah,dan berbagai makanan sehat yang selama ia tekuni.

Proses pentasyarufan dana infak dilakukan secara simbolis oleh Fatma Kurnianingsih, Penyuluh Agama Islam KUA Rakit dan disaksikan oleh seluruh hadirin. Dana yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp. 1.000.000,-  Para pendamping akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan usaha atau pemanfaatan dana oleh para penerima manfaat untuk memastikan program berjalan sesuai harapan.

Memasuki tahun ketiga, program Pemberdayaan Ekonomi Umat KUA Rakit ini diharapkan dapat terus berkembang. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para anggota menjadi kunci keberhasilan program ini. Pertemuan rutin seperti ini tidak hanya menjadi ajang penyaluran dana, tetapi juga sarana silaturahmi, evaluasi, serta penguatan komitmen untuk terus berbuat kebaikan demi terwujudnya ekonomi umat yang lebih kuat dan mandiri. Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong dan kepedulian sosial dapat menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.

(Evi/azd)

Skip to content