Saat Hati Lelah, Biarkan Zikir Mengambil Alih: Menjemput Kedamaian Jiwa di PMKS Pamardi Rahardjo

Banjarnegara (Humas) – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Aula Panti Pelayanan Sosial Keagamaan (PMKS) Pamardi Rahardjo pada Senin (21/9/2026). Puluhan penerima manfaat tampak khusyuk mengikuti kegiatan bimbingan mental spiritual yang menghadirkan Bustanul Arifin, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bawang, sebagai pembicara utama.

Mengangkat tema yang sangat menyentuh sanubari, “Saat Hati Lelah, Biarkan Zikir Mengambil Alih,” penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan terapi psikologis sekaligus spiritual bagi para penghuni panti yang sedang berjuang mencari ketenangan hidup.

Dalam penyuluhannya, Bustanul Arifin menyampaikan bahwa kelelahan fisik adalah hal yang wajar, namun kelelahan hati adalah persoalan serius yang seringkali membuat manusia kehilangan arah. Di hadapan para jemaah, ia menekankan bahwa manusia seringkali terlalu lelah mengandalkan kekuatannya sendiri dalam menghadapi ujian hidup.

“Ketika dunia terasa terlalu bising, ketika masalah terasa bertumpuk dan hati kita mulai lelah, itulah alarm bahwa jiwa kita merindukan Penciptanya. Berhentilah mengeluh kepada manusia, sentuh hati kita, dan biarkan zikir yang mengambil alih,” ujar Bustanul dengan nada yang menyejukkan.

Ia menjelaskan bahwa zikir bukan sekadar komat-kamit di bibir, melainkan sebuah getaran kesadaran yang mampu meruntuhkan ego, mengikis kecemasan, dan menyembuhkan luka batin yang tak terlihat.

Tidak hanya memberikan teori, di pertengahan acara, Penyuluh Agama Islam Bawang ini juga mengajak seluruh hadirin untuk mempraktikkan zikir taqarrub (mendekatkan diri) secara bersama-sama. Suasana berubah menjadi syahdu ketika kalimat-kalimat thoyyibah mulai dilaungkan secara perlahan.

Beberapa penerima manfaat di PMKS Pamardi Rahardjo bahkan sangat meresapi makna istighfar dan tahlil yang digelorakan. Momentum ini menjadi sarana katarsis (pelepasan emosi) yang positif bagi mereka yang selama ini memendam beban mental.

Kepala PMKS Pamardi Rahardjo menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Penyuluh Agama dari Bawang ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk memulihkan rasa percaya diri dan kedamaian batin para penerima manfaat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bustanul Arifin. Melalui tema ‘Saat Hati Lelah, Biarkan Zikir Mengambil Alih’ ini, anak-anak asuh kami diajarkan cara yang paling indah untuk berdamai dengan masa lalu dan menatap masa depan dengan optimis lewat jalur spiritual,” ungkap pihak pengelola panti.

Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bustanul Arifin, meninggalkan kesan mendalam dan senyum keikhlasan di wajah para jemaah yang hadir. 

(BA/azd)