Banjarnegara – Sastra Jawa menjadi salah satu panggung bagi peserta didik MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) untuk menunjukkan kreativitas dan keberanian. Dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) tingkat Kecamatan, prestasi membanggakan berhasil ditorehkan Ajeng Faiha Zalfa Hidayat dengan meraih Juara 3 lomba geguritan.(19/9)
Geguritan bukan sekadar melafalkan rangkaian kata berbahasa Jawa. Di dalamnya terdapat kemampuan memahami makna, mengolah intonasi, ekspresi, penghayatan, serta keberanian menyampaikan pesan melalui bahasa yang indah. Ajeng mampu memadukan unsur-unsur tersebut dalam penampilannya hingga berhasil membawa pulang prestasi.
Bagi Ajeng, panggung PORSENI menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya sekaligus belajar dari pengalaman berkompetisi. Penampilan di hadapan dewan juri juga menjadi proses untuk membangun kepercayaan diri dan mengasah kemampuan dalam bidang sastra Jawa.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa MIFABARA terus memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minatnya. Melalui geguritan, siswa tidak hanya belajar menggunakan bahasa Jawa, tetapi juga diajak mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan budaya daerah.
Kepala MI Al Fatah Parakancanggah, Durotun Nafisah, memberikan apresiasi atas capaian Ajeng.
“Alhamdulillah, selamat untuk Ajeng yang telah berhasil meraih Juara 3 geguritan. Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga dan semakin menumbuhkan rasa percaya diri serta kecintaan Ajeng terhadap bahasa dan budaya Jawa. Terus belajar dan berkarya,” ungkapnya.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh orang tua Ajeng. Mereka mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putrinya dan berharap prestasi tersebut menjadi penyemangat untuk terus belajar.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian Ajeng. Terima kasih kepada para guru dan pembimbing yang sudah mendampingi serta memberikan kesempatan kepada Ajeng untuk berkembang. Semoga Ajeng semakin percaya diri, terus berlatih, dan tidak mudah puas dengan hasil yang sudah diraih,” tutur orang tua Ajeng.
Juara 3 geguritan menambah warna dalam deretan prestasi MIFABARA di ajang PORSENI Kecamatan. Prestasi Ajeng menunjukkan bahwa karya sastra daerah tetap memiliki ruang untuk tumbuh di tengah generasi muda. Selamat Ajeng Faiha Zalfa Hidayat. Teruslah merangkai kata dengan rasa, menghidupkan sastra dengan karya, dan menjadikan budaya sebagai bagian dari perjalanan meraih prestasi.(nas)







