Senyum, Salim, Sapa Warnai Awal Masuk Sekolah di MIFABARA

Banjarnegara – Suasana penuh kehangatan dan keceriaan menyelimuti MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) pada hari ketiga masuk sekolah Tahun Pelajaran 2026/2027. Sejak pagi, seluruh guru telah berdiri di gerbang madrasah untuk menyambut kedatangan peserta didik dengan budaya 3S (Senyum, Sapa, dan Salim). Tradisi ini menjadi wujud nyata komitmen MIFABARA dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, nyaman, dan penuh kasih sayang.(15/7)

Satu per satu peserta didik datang dengan wajah ceria, mengenakan seragam rapi, serta membawa semangat baru untuk memulai perjalanan belajar di tahun ajaran yang baru. Mereka disambut dengan senyum hangat, sapaan penuh keakraban, dan salim kepada bapak serta ibu guru. Momen sederhana tersebut menghadirkan suasana kekeluargaan yang erat sekaligus menjadi awal yang menyenangkan bagi seluruh warga madrasah.

Bagi peserta didik baru, sambutan setiap hari ini menjadi pengalaman pertama yang memberikan kesan mendalam. Rasa gugup perlahan berubah menjadi senyum bahagia ketika mereka disapa dengan ramah dan dipersilakan memasuki lingkungan madrasah.

Kepala MI Al Fatah Parakancanggah menyampaikan bahwa pembiasaan budaya 3S merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan di MIFABARA. Melalui senyum, sapaan yang santun, dan kebiasaan salim kepada guru, peserta didik dibimbing untuk membangun sikap hormat, peduli, ramah, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama.

Hari-hari di minggu pertama ini juga diisi dengan berbagai kegiatan pembiasaan, seperti doa bersama, pengarahan awal tahun pelajaran, serta pengenalan kembali budaya positif madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dalam suasana yang menyenangkan sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan baik dan semakin termotivasi untuk belajar.

Semangat baru yang terpancar dari wajah para peserta didik menjadi harapan besar bagi MIFABARA untuk mengawali tahun pelajaran dengan penuh optimisme. Dengan semangat kebersamaan antara guru, peserta didik, dan orang tua, madrasah optimis mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang unggul, religius, sehat, dan berkarakter.

Hari pertama bukan sekadar awal dimulainya pembelajaran, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Melalui budaya Senyum, Sapa, dan Salim, MIFABARA berharap setiap langkah yang diawali dengan keramahan akan melahirkan generasi yang berakhlakul karimah, berprestasi, dan siap mengukir masa depan yang gemilang.(nas)

Skip to content