Siap Lahir Batin! KUA dan PKH Pagentan Ajak Warga “Pemanasan” Spiritual Jelang Ramadan

Banjarnegara (Humas) – Bulan Ramadan sudah di depan mata! Untuk memastikan warga tidak cuma siap perut tapi juga siap hati, Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan bareng tim Pendamping PKH baru saja menggelar acara seru di Desa Babadan. Bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, acara yang digelar Selasa (10/2/2026) kemarin ini jadi ajang “pemanasan” spiritual bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Rumah Ibu Fitroh Hayatun di Dusun Babadan mendadak ramai tapi khidmat. Sekitar 30 ibu-ibu hadir dengan semangat buat dengerin wejangan dari Pak M. Syaiful Abidin, Penyuluh Agama Islam dari KUA Pagentan.

Pak Syaiful mengingatkan kalau puasa itu bukan sekadar lomba menahan lapar dan haus dari subuh sampai magrib. Biar ibadahnya nggak “zonk” dan dapat pahala maksimal, beliau membagikan resep 5 dimensi persiapan yang wajib dipraktikkan:

  1. Ruhiyyah (Mental): Beresin hati dulu, buang penyakit hati biar niatnya lurus.
  2. Amaliyyah (Ibadah): Mulai cicil ibadah sunnah dari sekarang biar nggak kaget pas Ramadan.
  3. Ilmiyyah (Ilmu): Baca-baca lagi soal fikih puasa biar nggak asal ikut-ikutan.
  4. Maaliyyah (Keuangan): Siapkan budget buat sedekah dan zakat, jangan cuma mikirin baju lebaran.
  5. Jasadiyyah (Fisik): Jaga kesehatan biar badan tetap fit buat tarawih dan tadarus.

“Persiapan yang seimbang antara batin dan fisik itu kunci buat meraih keberkahan,” pesan Syaiful di depan para peserta yang menyimak dengan serius tapi santai.

Kerja sama ini disambut jempol oleh pihak PKH. Noviatun Salamah, Pendamping PKH Desa Babadan, bilang kalau kolaborasi macam ini penting banget. Menurutnya, warga nggak cuma butuh bantuan ekonomi atau jaring pengaman sosial saja, tapi juga butuh “asupan” buat ketahanan mental dan spiritual.

“Kita pengen para KPM ini punya mental yang kuat. Jadi, selain terbantu secara materi, sisi keagamaannya juga makin mantap, apalagi mau masuk bulan suci,” ujar Novi.

Acara yang berlangsung akrab ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang seru dan doa bersama. Harapannya, warga Dusun Babadan bisa menjalani puasa tahun ini dengan lebih berilmu, bermakna, dan pastinya lebih semangat karena dijalani bareng-bareng. 

(msa/azd)

Skip to content