Siapkan Deklarasi Sekolah Siaga Kependudukan, MTs Negeri 1 Banjarnegara Gelar Rapat Koordinasi Tim SSK

Banjarnegara (Humas) – Tim Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MTs Negeri 1 Banjarnegara terus mematangkan persiapan menjelang deklarasi dan launching resmi sebagai Sekolah Siaga Kependudukan. Dalam rangka itu, tim SSK Madtsansa menggelar rapat koordinasi pada Kamis (6/11) bertempat di Masjid Darul Ulum MTs Negeri 1 Banjarnegara. Rapat tersebut dihadiri oleh kepala madrasah H. Yatiman, ketua SSK Madtsansa Hj. Asih Wijayanti, penanggung jawab kurikulum Hj. Yuniyati, penanggung jawab humas Linara, serta seluruh anggota tim yang terlibat dalam program SSK.

Rapat tersebut difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan deklarasi dan launching Madtsansa sebagai Sekolah Siaga Kependudukan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 November mendatang. Acara akbar tersebut direncanakan akan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, unsur Forkopimca, perwakilan Puskesmas, serta Dispermades Banjarnegara selaku mitra strategis dalam program ini.

Dalam rapat yang berlangsung penuh semangat tersebut, Kepala Madrasah H. Yatiman menyampaikan komitmennya untuk menyukseskan program Sekolah Siaga Kependudukan yang dinilai sangat relevan dalam pembentukan karakter peserta didik yang sadar kependudukan dan berwawasan masa depan.

Alhamdulillah, melalui rapat koordinasi hari ini, kita semakin siap untuk melaksanakan deklarasi Sekolah Siaga Kependudukan. Program ini bukan hanya simbolis, namun benar-benar akan diimplementasikan dalam pembelajaran dan aktivitas sekolah. Dengan dukungan semua pihak, InsyaAllah Madtsansa bisa menjadi sekolah percontohan di Banjarnegara dalam hal edukasi kependudukan,” ungkapnya penuh optimisme.

Senada dengan kepala madrasah, ketua SSK Madtsansa Hj. Asih Wijayanti menjelaskan bahwa rapat ini juga menjadi ajang evaluasi progres masing-masing divisi yang telah diberi tugas untuk menyukseskan kegiatan deklarasi. Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas bagian untuk memastikan acara berjalan lancar dan memenuhi standar yang telah ditetapkan BKKBN sebagai pembina program SSK di tingkat nasional.

“Kita sudah memasuki tahap akhir persiapan. Mulai dari undangan, dekorasi, alur acara, hingga kesiapan peserta didik sebagai pelaksana kegiatan sudah kita koordinasikan. Saya berharap semua tim tetap solid dan bisa menyelesaikan tugasnya tepat waktu,” tutur Hj. Asih.

Dari sisi kurikulum, Hj. Yuniyati selaku penanggung jawab menjelaskan bahwa pelaksanaan program SSK tidak hanya berhenti pada seremoni deklarasi, tetapi berlanjut pada integrasi materi kependudukan ke dalam pembelajaran. Ia menegaskan, mata pelajaran seperti IPS, PPKn, IPA, dan Bahasa Indonesia akan menjadi sarana strategis dalam menyisipkan isu-isu kependudukan.

“Kurikulum menjadi jantung dari suksesnya program SSK. Oleh karena itu, kami sudah mulai menyusun perangkat pembelajaran yang memuat tema-tema kependudukan sesuai karakter madrasah. Dengan pendekatan yang kontekstual, diharapkan siswa-siswi Madtsansa semakin kritis dan peduli terhadap persoalan kependudukan,” jelasnya.

Sebagai penanggung jawab humas, Linara menambahkan bahwa publikasi kegiatan deklarasi akan dilakukan secara masif melalui berbagai kanal, baik media sosial maupun media massa. Ia menegaskan pentingnya publikasi untuk menunjukkan eksistensi Madtsansa sebagai lembaga pendidikan yang adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman.

“Sebagai madrasah yang aktif dalam literasi digital, kami akan memastikan acara deklarasi SSK terdokumentasi dengan baik dan tersebar luas. Ini adalah prestasi bersama yang patut dibagikan sebagai inspirasi bagi madrasah lainnya,” ujar Linara.

Dalam rapat tersebut juga dibahas teknis pelibatan peserta didik, persiapan sarana dan prasarana, serta penyiapan media edukatif seperti poster, banner, dan pojok baca bertema kependudukan. Semua unsur tim sepakat bahwa keberhasilan deklarasi SSK akan menjadi batu loncatan bagi Madtsansa untuk mengembangkan program kependudukan secara berkelanjutan.

Di akhir rapat, seluruh peserta menyatakan kesiapan untuk mengawal persiapan hingga hari pelaksanaan. Dengan dukungan penuh dari pimpinan madrasah, guru, siswa, serta mitra eksternal, diharapkan MTs Negeri 1 Banjarnegara benar-benar mampu menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga peka terhadap isu-isu kependudukan yang krusial bagi masa depan bangsa.

Rapat koordinasi ini menjadi bukti nyata komitmen Madtsansa dalam mewujudkan visi sebagai Sekolah Siaga Kependudukan yang unggul, berkarakter, dan peduli lingkungan. (Fy/La)

Skip to content