Siapkan Keluarga yang Kokoh, KUA Pejawaran Adakan Bimbingan Perkawinan untuk Calon Pengantin

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pejawaran kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) rutin bulanan di Balai Nikah KUA Pejawaran pada hari Rabu (20/5/2026). Sebanyak 18 calon pengantin hadir memenuhi undangan, menunjukkan antusiasme dan keseriusan mereka dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga.

Kegiatan ini merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan KUA Pejawaran sebagai bekal bagi calon pengantin sekaligus sarana untuk menekan angka perceraian di Kabupaten Banjarnegara, khususnya di wilayah Kecamatan Pejawaran. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan pasangan calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih matang tentang pernikahan, keluarga, dan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Pejawaran, Wahid Saifudin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para peserta. “Terima kasih kepada calon pengantin yang telah memenuhi undangan dari kami. Kehadiran kalian semua menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga. Semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujarnya.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Fasilitator Bimwin. Eko Komarudin memberikan materi tentang Penyiapan Keluarga Sakinah. Ia menekankan bahwa membangun keluarga sakinah membutuhkan komitmen, komunikasi yang sehat,saling menghargai, serta kesadaran untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. “Keluarga sakinah bukan hanya cita-cita, tetapi harus diwujudkan dengan kesungguhan dan kesadaran bersama. Pilar-pilar ini menjadi fondasi agar rumah tangga tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Tri Novi Hidayati dari Puskesmas Pejawaran dengan tema Menjaga Kesehatan Reproduksi. Ia menekankan pentingnya menjaga organ vital untuk selalu dalam keadaan bersi .“Menjaga kebersihan organ reproduksi sangatlah penting untuk selalu dijaga, sehingga seseorang akn terhidar dari penyakit terutama yang berkaitan dengan IMS (Infeksi Menular Seksual),” tuturnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif.  Peserta terlihat antusias mengikuti materi, sesekali mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi dengan narasumber. Hal ini menunjukkan bahwa Bimwin tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga wadah dialog dan pembelajaran bersama.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, KUA Pejawaran berharap para calon pengantin dapat lebih siap secara mental, spiritual, dan sosial dalam membangun keluarga. Program Bimwin juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam menurunkan angka perceraian di wilayah Banjarnegara, sekaligus mencetak keluarga-keluarga yang harmonis dan berkualitas. 

Skip to content