Simulasi KSM Tingkat MI di Kecamatan Banjarnegara Sebagai Langkah Awal Memahami Tehnik dan Prosedur serta Melatih Kesiapan Peserta 

Banjarnegara– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara menggelar simulasi Kompetisi Sains Madrasah Online (KSMO) 2023 tingkat MI pada tanggal 7/7. Simulasi ini bertujuan untuk mencoba sistem aplikasi yang akan digunakan KSMO pada tanggal 10 Juli mendatang yang dilaksanakan di tiap-tiap kecamatan. Dan MI Al Fatah berketempatan untuk simulasi KSM Kecamatan Banjarnegara.

“ Simulasi ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kompetisi berjalan sesuai dengan rencana, dan mendeteksi lebih dini kendala yang akan dihadapi saat pelaksanaan,” terang Findo, proktor.

“ Simulasi ini merupakan langkah awal agar peserta dapat lebih memahami teknik dan prosedur pelaksanaan KSM tingkat Provinsi yang berbasis online,” tambahnya.

Panitia simulasi KSMO tingkat Kecamatan, Titin menyampaikan simulasi tanggal 7 Juli tingkat MI dengan mata pelajaran yang disimulasikan adalah Matematika dan IPA. Simulasi dilaksanakan dua sesi , dimana sesi pertama matematika terintegrasi dimulai pukul 08.30  dan sesi kedua IPA terintegrasi dimulai pukul 14.30,” terangnya.

Eka, selaku panitia juga menambahkan harapannya pada sambutan pembukaan simulasi.

“Dengan memohon ridho Allah SWT semoga simulasi ini berjalan dengan lancar, dan semua peserta diberi kesehatan, kemudahan, dan kejernihan dalam berpikir. Dan saya harap semua peserta bisa mengikuti KSMO ini dengan jujur dan sportif,” harapnya.

Pengawas ruang lokal, Bahron Sodiq menuturkan bahwa simulasi berjalan lancar.

“ Alhamdulillah pelaksanaan simulasi KSMO bidang Matematika dan IPA yang dilaksanakan dua sesi telah berjalan dengan baik dan lancar, dimana masing-masing bidang diikuti oleh 10 peserta dari delegasi masing-masing MI di Kecamatan Banjarnegara,” tuturnya.

“ Mudah-mudahan pelaksanaan KSM pada tanggal 10 nanti juga sama lancar dan tidak ada kendala seperti saat simulasi kali ini,” imbuhnya.

Jeje selaku pembina pendamping mengatakan bahwa “ Simulasi sangat perlu dilakukan karena selain mencoba kelancaran server juga dapat melatih kesiapan peserta dan menguji mental peserta, ucapnya.

Pengawas Madrasah mengapresiasi partisipasi seluruh kepala madrasah dalam persiapan siswa-siswi yang akan berlaga di ajang KSM, termasuk seluruh panitia yang sama-sama begitu tekun mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka menjamin kelancaran pelaksanaan KSM.

Usai simulasi semua peserta dan panitia mengabadikan kegiatan ini dengan berfoto bersama dan saling menambah keakraban antar siswa dan guru.(nas)

Skip to content