Solidaritas Tanpa Batas, Bantuan Mengalir Deras: Pos Keagamaan Pandanarum Terima Donasi Tunai dari Beragam Organisasi untuk Pengungsi Longsor Situkung

Banjarnegara (Humas) – Kepedulian masyarakat terhadap musibah tanah longsor yang melanda wilayah Situkung, Pandanarum, kembali terlihat dengan kuat. Pada Sabtu (22/07), Pos Keagamaan Pandanarum menerima donasi berupa uang tunai dari sejumlah organisasi yang datang dari berbagai latar belakang. Donasi tersebut diterima secara langsung oleh Anton Wijianto dan Mutolib selaku perwakilan Pos Keagamaan yang sejak awal aktif mengoordinasikan dukungan bagi para pengungsi.

Bencana longsor Situkung yang terjadi beberapa waktu lalu masih menyisakan duka mendalam. Banyak rumah warga mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian warga masih harus bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu proses pemulihan lingkungan. Dalam kondisi inilah, berbagai elemen masyarakat tergerak untuk menyalurkan bantuan, baik dalam bentuk logistik maupun dukungan dana.

Pada penyerahan donasi kali ini, bantuan tunai datang dari beberapa organisasi, di antaranya KUA Karangkobar, Majelis Taklim Al-Amin Prapas Gumiwang, Komunitas Tamplek Tenis Baratas, serta Ikatan Guru Aisyiyah Busthanul Athfal. Keterlibatan organisasi yang begitu beragam ini menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan telah melampaui batas-batas kelompok tertentu.

Anton Wijianto menegaskan bahwa Pos Keagamaan membuka pintu seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin menyalurkan bantuan.

“Ini menunjukkan bahwa donasi yang dititipkan pada Pos Keagamaan tidak hanya berasal dari organisasi elemen keagamaan. Kami menampung dari mana saja yang mempercayakan donasi kepada kami,” jelas Anton. Ia juga menambahkan bahwa sinergi lintas komunitas seperti ini sangat membantu mempercepat penanganan kebutuhan para pengungsi.

Rencana penggunaan donasi pun sudah disusun dengan matang. Dana yang terkumpul akan difokuskan untuk membantu pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak yang saat ini kehilangan tempat tinggal. Hunian sementara tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman sembari menunggu proses perbaikan rumah permanen yang memerlukan waktu lebih panjang.

Selain penyaluran bantuan, Pos Keagamaan juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah desa, relawan kesehatan, serta lembaga sosial lainnya, guna memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi secara bertahap. Mulai dari kebutuhan ibadah, pelayanan rohani, hingga dukungan psikososial juga menjadi perhatian dalam pendampingan pascabencana.

Dengan terus mengalirnya bantuan dari berbagai pihak, Pos Keagamaan Pandanarum berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran donasi. Semua langkah dilakukan demi memastikan bantuan sampai tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pengungsi. 

(ev/ azd)

Skip to content