Sosialisasi Sekolah Sehat Kelas IV MIFABARA, Orang Tua Dibekali Edukasi Pencegahan Napza Sejak Dini

Banjarnegara – Sebagai upaya membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan terlindungi dari berbagai pengaruh negatif, MIFABARA menyelenggarakan kegiatan Parenting Sekolah Sehat bagi seluruh wali murid Kelas IV dengan mengangkat tema “Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) Sejak Dini.” Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga sebagai benteng utama dalam menjaga tumbuh kembang anak.(2/7)

Bertempat di lingkungan madrasah, para orang tua mengikuti materi yang disampaikan oleh Siti Choiriyah, Wali Kelas IV, mengenai pentingnya mengenalkan bahaya Napza sejak usia sekolah dasar. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa meskipun anak-anak masih berada di jenjang madrasah ibtidaiyah, edukasi mengenai bahaya Napza perlu diberikan secara bertahap dan sesuai dengan usia mereka sebagai bentuk pencegahan dini.

“Anak-anak saat ini tumbuh di tengah derasnya arus informasi dan pergaulan yang semakin luas. Karena itu, orang tua tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga perlu menjadi tempat pertama yang memberikan pemahaman, perlindungan, dan keteladanan. Pendidikan tentang bahaya Napza bukan untuk menakut-nakuti anak, melainkan membekali mereka agar mampu mengatakan ‘tidak’ terhadap segala bentuk penyalahgunaan zat berbahaya di masa depan,” tutur Siti Choiriyah.

Beliau juga menekankan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang memiliki pengaruh paling besar terhadap pembentukan karakter anak. Komunikasi yang terbuka, perhatian terhadap perubahan perilaku, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak menjadi langkah nyata dalam mencegah berbagai risiko kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan Napza.

Kepala MIFABARA mengapresiasi terselenggaranya kegiatan parenting tersebut. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan madrasah dan keluarga dalam membentuk peserta didik yang sehat jasmani, sehat rohani, berakhlakul karimah, dan mampu menjaga diri dari berbagai perilaku berisiko.

Melalui kegiatan ini, MIFABARA berharap para orang tua semakin memahami bahwa pencegahan penyalahgunaan Napza dimulai dari rumah. Kehadiran orang tua yang mau mendengarkan, berdialog, memberikan kasih sayang, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari akan menjadi benteng terkuat bagi anak dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan sinergi yang erat antara madrasah dan keluarga, diharapkan lahir generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan mampu menjadi penerus bangsa yang membanggakan.(nas)

Skip to content