Tadzkirotul Maut dan Bekal Karakter, MI MIMUB Ajak Siswa Ziarah ke Makam Eyang Gede

Banjarnegara – Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB) Kaliwinasuh menggelar kegiatan ziarah kubur, sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai karakter serta pengamalan Panca Cinta, khususnya Cinta kepada Allah dan Cinta kepada Sesama. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, di makam Eyang Gede yang terletak sekitar 300 meter di belakang area madrasah.

Ziarah ini diikuti oleh siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 dengan didampingi guru. Sejak pagi para siswa tampak antusias berjalan menuju lokasi makam yang berada di tengah area pedesaan yang asri. Sesampainya di kompleks pemakaman, para siswa melaksanakan kegiatan membaca surat Yasin dan tahlil yang dipandu oleh guru. Doa-doa tersebut ditujukan untuk para ahli kubur serta leluhur desa Kaliwinasuh.

Arief, selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MI MIMUB, menjelaskan bahwa kegiatan ziarah ini merupakan program rutin yang bertujuan untuk melatih siswa agar terbiasa mendoakan orang yang telah meninggal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan akhlak untuk mengingatkan siswa pada hakikat kehidupan.

“Ziarah ini bukan hanya sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting bagi siswa untuk melakukan tadzkirotul maut, yaitu mengingat bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Dengan demikian mereka diharapkan memiliki karakter yang lebih baik, menghormati orang tua, serta lebih dekat kepada Allah,” ungkap Arief.

Sementara itu, Amar, salah satu siswa kelas 3, mengaku sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Ia merasa senang karena kegiatan ziarah memberi kesempatan untuk belajar di luar kelas sekaligus mendoakan anggota keluarganya yang dimakamkan di area yang sama.
“Aku senang ikut ziarah. Selain bisa belajar Yasin dan tahlil, aku juga bisa mendoakan mbahku yang dimakamkan di dekat sini,” ujarnya dengan wajah ceria.

Kegiatan ziarah ini ditutup dengan pesan moral dari para guru agar siswa terus menjaga akhlak, memperkuat kecintaan kepada sesama, serta selalu mengingat jasa-jasa orang tua dan leluhur. MI MIMUB berharap kegiatan seperti ini dapat terus menumbuhkan spiritualitas, kepedulian, dan karakter religius pada diri siswa sejak usia dini. (rs)

Skip to content