Banjarnegara – PORSENI MI (Pekan Olah Raga & Seni Madrasah Ibtidaiyah) tahun 2023 yang diselenggarakan di Tingkat Kabupaten Banjarnegara selama dua hari (19-20 September) berlangsung sangat meriah. Pada bidang Seni, yang dilombakan salah satunya adalah Rebana. MI Maarif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) yang merupakan delegasi dari Kecamatan melalui seleksi menjadi terbaik di Kec. Banjarnegara ikut dalam ajang PORSENI tersebut.
Lomba rebana ini dilaksanakan pada hari Rabu bertempat di aula Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara.(20/9). Lomba tersebut diikuti semua perwakilan kecamatan terbaik se Kabupaten Banjarnegara. Dimulai dari registrasi yang dibuka oleh panitia pukul 08.00, Farida Fitriana selaku coordinator Rebana di MIMAU mendaftarkan diri dengan membawa persyaratan semua peserta dari MIMAU, dan mengambil no undi.
Terlihat para peserta sangat antusias mengikuti lomba Rebana, dari peralatan rebana yang lengkap dan bervariasi serta baju tampil yang meriah pula mewarnai aula Kemenag Banjarnegara. Dari MIMAU pun tidak mau ketinggalan perkembangan seni Rebananya, selama kurang lebih satu bulan khusus menyiapkan dua lagu untuk lomba.
Dengan memilih lagu wajib Syaikhona, dan lagu pilihan Ya ‘asyiqal Mushtofa di nomor undi 6 MIMAU tampil percaya diri. Satu persatu dipanggil oleh panitera PORSENI, semua peserta grup rebana diakui para penonton tampil sangat luar biasa memukau. Tiba saatnya nomor Undi 6 dari MIMAU Joyokusumo, setelah dipanggil team dari MIMAU mempersiapkan diri semua perlengkapan, aksesoris yang telah disiapkan.
Riuh penonton menyaksikan penampilan, diiringi tepuk tangan dari para penonton dan supporter menambah ramainya perlombaan. Apalagi keterampilan anak dengan kelincahan memainkan saron, keyboard yang dikolaborasikan dengan Rebana. Juga koreografi yang mampu memukau para penonton sehingga semakin bersemangat bertepuk baik saat opening maupun endingnya.
Setelah semua grup tampil dari nomor undi 1 – 19, semua dewan juri melakukan sidang dan mengevaluasi untuk semua peserta agar kedepan lebih baik lagi. Penilaian dari dewan juri meliputi Vokal, kemudian aransemen dan penampilan.
“Semua peserta tampil sangat luar biasa, semua bagus – bagus dengan kreasi masing – masing. Namun perlu diperhatikan bahwa kita dalam melagukan harus memahami makna dari lagu tersebut, Aransemen bagus namun tetap karakter atau lagu asli tetap ada. Musik harus harmonis, dan vokalpun jika ada suara 1 dan 2 harus diatur sedemikian rupa. Semua secara umum sekali lagi sangat hebat luar biasa,” kata Wahyu salah satu juri pada lomba Rebana.
Setelah prakata dan evaluasi dari Juri, tibalah saatnya juri mengumumkan kejuaraan yang dimulai dari harapan III. Dan saat mendebarkan pagi para pendamping MIMAU seraya berdoa semoga bisa sesuai harapan, dan Alhamdulillah saat disebut No Undi 6 dengan nilai 263 dari Kecamatan Banjarnegara dari MIMAU menjadi juara I secara spontan bersyukur dan bertepuk tangan. Juara II dengan nilai 244 dari Kecamatan Bening-Arum, dan Juara III dengan nilai 243 Kecamatan Bawang.
“Selamat, Alhamdulillah terutama untuk anak – anak hebat berbakat yang sudah dipilih dari extra kurikuler, terutama pelatih yang dengan kepiawaian dan ketelatenannya membimbing dan melatih aransemen music vocal dan koreo yang luar biasa pula, para guru pendamping yang selalu menyiapkan ube rampe perlengkapan baik alat kostum, make up dan aksesoris serta motivasi untuk selalu semangat dan terus berkarya. Sekali lagi untuk semua team Rebana dan semua walimurid atas doa dan dukungan. Sukses untuk kita semua !!,”. Tutur Wahyul Khomisah selaku kepala MIMAU.
Wahyul berpesan, ketika dalam kemenangan tetaplah rendah hati dan terus mengembangkan diri lebih baik lagi, tidak boleh sombong apalagi bergaya. Dan berharap di tingkat propinsi juga menjadi rizqi MIMAU lagi, meraih kemenangan berkat Rahmat Allah dan ridhoNYA. (wk)

