Banjarnegara (Humas) – Tiga peserta didik bersuara merdu kenamaan MAN 2 Banjarnegara Kembali megharumkan nama madrasah pada ajang Nyanyian Anak Bangsa Griya Svara x Omah Seni Banjarnegara tahun 2025. (06/02)
Bertempat di Saung Bu Mansur Banjarnegara, kompetisi tangkat eks-karesidenan Banyumas diikuti oleh puluhan anak-anak berbakat dengan empat kategori yang berbeda. Pada kesempatan ini, ketiga diva asal MAN 2 Banjarnegara berhasil menyabet gelar juara pada kategori D (SMP/MTs – SMA/SMK/MA). Ghina Sulaitsa Abida (XI-3) berhasil meraih Juara 1 dengan menyanyikan tembang Ku Ingin Pisah. Anindita Rahmaningsih (XII IPS 6) memperoleh Juara 2 dengan lagu Mati-matian. Sedangkan Suci Nur Aeni (XI-3) menyandang Juara Harapan 1 sekaligus penampil terakhir dengan melantunkan lagu Januari.
Bukan yang pertama kali, ketiganya pun pernah secara bersamaan meraih gelar juara pada ajang POSMAN se eks-karesidenan Banyumas pada kategori menyanyi solo dan duet. Tak puas sampai di posisi itu, ketiganya semakin giat berlatih dan mengikuti kompetisi lain. Peserta didik yang tergabung dalam ekstrakurikuler band dan paduan suara ini pun kerap kali diundang dalam berbagai event sekolah lain, festival, bahkan manggung di luar kota.
Anindita Rahmaningsih, salah seorang peraih juara asal MAN 2 Banjarnegara membagikan kisahnya dalam persiapan Kompetisi Nyanyian Anak Bangsa 2025.
“Kami lakukan persiapannya sangat singkat, empat hari kami lakukan mulai dari pemilihan lagu, latihan menyanyi, ekspresi, gesture, hingga pemilihan kostum,” ungkapnya.
Ia pun menyebutkan persaingan yang cukup ketat dalam kompetisi kali ini.
“Saingannya dari berbagai kabupate seperti Banjarnegara, Purbalingga, hingga Purwokerto. Kami akui saingannya cukup sulit dalam ajang kali ini,” imbuhnya.
Kepala MAN 2 Banjarnegara, Ridlo Pramono memberikan apresiasi atas raihan peserta didiknya di ajang kali ini.
“Terima kasih telah mengharumkan nama madrsahnya para juara. Selamat kepada anak-anak dan pembinanya,” pungkasnya. (KA)







